Selasa, 21 April 2026

Berita Jateng

29 Warganya Positif Covid-19, Satu Dusun di Kabupaten Semarang Dilockdown

Pemerintah Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, menutup total atau lockdown satu dusun yang berada di Desa Tajuk, Selasa (1/3/2022).

TribunMuria.com/Hanes Walda Mufti Utomo
Suasana Dusun Dukuh yang dilockdown akibat 29 warga positif Covid-19, Selasa (1/3/2022). 

TRIBUNMURIA.COM, SALATIGA – Pemerintah Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, menutup total atau lockdown satu dusun yang berada di Desa Tajuk, Selasa (1/3/2022).

Penutupan dilakukan karena sekitar 29 warga dinyatakan positif Covid-19.

Dusun yang ditutup tersebut yaitu Dusun Dukuh, Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

29 warga yang positif Covid-19 tersebut menempati 20 rumah dari total 24 rumah yang berada di RT 3 RW 3, Dusun Dukuh.

Camat Getasan, Istichomah mengatakan, penyebaran Covid-19 di Dusun Dukuh berawal dari kegiatan hajatan tidak berizin ke pihak Kecamatan Getasan.

"Hajatan tersebut tidak ijin ke kami, tapi memang ada hajatan,” kata Istichomah.

Lalu setelah warga selesai dari hajatan, ada salah seorang warga yang sakit dan langsung diperiksa ke Puskesmas.

“Setelah diperiksa dan dites antigen ternyata positif Covid-19,” tambahnya.

Selain sakit, ada warga Dusun Dukuh yang tiba-tiba meninggal dunia dan membuat warga lainnya ketakutan.

Karena tingkat kesadaran warga yang tinggi terhadap Covid-19, kemudian warga satu dusun tersebut langsung dilakukan tes antigen.

“Setelah hasil keluar, ada 29 warga yang positif yang tersebar di 20 rumah,” ujarnya.

Ada dua pilihan untuk isolasi bagi warga yang dinyatakan positif yakni isolasi mandiri di rumah masing-masing atau isolasi terpusat.

“Semua warga yang positif menyetujui untuk isolasi terpusat yang berada di salah satu tempat di Kecamatan Getasan,” tambahnya.

Lalu para warga yang harus isolasi mandiri (isoman) meminta kepada pihak Kecamatan Getasan untuk memelihara ternak mereka dalam sepuluh hari agar tidak mati.

Pihaknya tidak menyanggupi permintaan warga untuk memelihara ternak, tetapi untuk memberi konsumsi bagi para warga yang isoman selama sepuluh hari pihak Kecamatan Getasan selalu siap.

Sumber: TribunMuria.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved