Rabu, 13 Mei 2026

Berita Nasional

Bambang Pacul Sebut Unggul di Survei Bukan Jaminan Menangi Pilpres 2024

Hal itu karena survei bukan satu-satunya pertimbangan partai politik (Parpol) dalam memutuskan siapa yang diusung pada Pemilihan Presiden 2024.

Tayang:
Editor: M Zaenal Arifin
Tribun Jateng/Faisal M Affan
Ketua Bapilu PDIP yang juga Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul. 

TRIBUNMURIA.COM, SEMARANG - Unggul di berbagai suvei bukan jaminan bisa memenangkan Pilpres 2024.

Hal itu karena survei bukan satu-satunya pertimbangan partai politik (Parpol) dalam memutuskan siapa yang diusung pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Itu disampaikan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Bambang Wuryanto, dalam keterangannya, Jumat (18/2/2022).

Ia menegaskan, bahwa hasil survei elektabilitas yang dicatat lembaga-lembaga survei bukan jaminan bisa meraih kemenangan dalam Pilpres 2024.

Sosok yang akrab dipanggil Bambang Pacul itu menambahkan, hasil radar lembaga survei masih sangat terbuka karena sampai saat ini belum ada satu partai pun yang memutuskan figur yang akan diusungnya di kontestasi kepemimpinan nasional di tahun 2024.

Dia pun mengibaratkan hasil survei yang ada saat ini hanya sebagai 'pertempuran udara'.

Sifatnya hanya menjadi tolok ukur.

"Apakah yang tempur itu yang menang hanya udara?".

"Siapa yang memastikan sebuah pertempuran itu menang?".

"Yang memastikan kemenangan sebuah pertempuran adalah pertempuran darat".

"Ketika para infantri telah meletakkan bendera-bendera di wilayah tempur itu yang kita sebut menang," kata Bambang Pacul menanggapi hasil survei elektabilitas yang banyak muncul belakangan ini.

Menurut dia, dalam memutuskan siapa yang akan diusung, partai politik dan koalisi partai politik pasti memiliki banyak pertimbangan.

Di antaranya pertimbangan terkait pengkaderan, rekam jejak, dan yang pasti kaitannya dengan kepentingan nasional apakah yang akan diusung sosok yang sesuai dengan tantangan yang dihadapi bangsa dan negara.

“Kepentingan nasional itu pasti,” tambahnya.

Sampai saat ini, lanjutnya, belum ada satu partai politik pun yang memastikan siapa yang akan diusung.

Masih terlalu dini untuk menyebut nama.

Partai-partai belum ada yang memanaskan mesin politiknya, meski sudah banyak wacana dan lobi-lobi yang dilakukan.

Bagaimanapun kontestasi 2024 adalah momentum penting bukan saja bagi Parpol, tapi untuk seluruh bangsa.

Ditanya tentang PDIP, Bambang Pacul memastikan akan all out ketika Ketua Umumnya, Megawati Soekarnoputri, sudah menentukan siapa sosok calon presiden (Capres) yang akan diusung.

"Bambang Pacul tunggu perintah ketua umum".

"Ketua umum perintahkan yang harus dimenangkan adalah mohon maaf Mbilung sama Sorowito, itu yang kita bertempur".

"Nah kalau hari ini kan hanya udara," ujarnya menegaskan.

Secara pribadi, dia mengapresiasi dilakukannya survei-survei, meski secara tegas dikatakan bahwa keputusan partai tidak hanya didasarkan hasil survei.

“Survei yang menarik bagi saya adalah setelah jelas nama-nama yang didaftarkan di KPU disurvei".

"Itu baru oke karena subyek surveinya sudah riil, sudah nyata. Begitu bos,” pungkasnya. (*)

Sumber: TribunMuria.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved