Berita Jepara
PT Solarion Sosialisasi EBT, Jajaki Kerjasama dengan Perusahaan PMA di Jepara
Sebanyak 21 Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) turut hadir dalam sosialisasi itu.
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: M Zaenal Arifin
TRIBUNMURIA.COM, JEPARA - Energi memegang peranan penting bagi pembangunan suatu daerah.
Selain itu, energi juga dapat mewujudkan keseimbangan tujuan pembangunan yang mencakup aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Dan juga sebagai pendorong utama berkembangnya sektor-sektor lain, khususnya sektor industri.
Pemerintah Kabupaten (pemkab) Jepara melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) bersama PT. Solarion Energi Alam menggelar sosialisasi energi baru terbarukan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Sultan Hadlirin lantai 3 Gedung OPD Bersama, Kamis (17/2/2022).
Acara tersebut dihadiri Bupati Jepara yang diwakili Asisten Administrasi Umum Sekda, Mudrikatun, Kepala DPMPTSP Heri Yulianto, dan juga Kepala Perangkat Daerah terkait.
Sebanyak 21 Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) turut hadir dalam sosialisasi itu.
Dalam sambutannya, Bupati Jepara Dian Kristiandi yang disampaikan Asisten Administrasi Umum Sekda Mudrikatun, mengucapkan terima kasih kepada PT. Solarion Energi Alam yang telah membantu pemkab jepara dalam menyosialisasikan pentingnya penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT).
Tujuannya untuk menangkal semakin santernya isu kerusakan lingkungan akibat penggunaan energi fosil.
"Seiring pesatnya konsumsi energi, kita juga dihadapkan pada dalam upaya efisiensi kebutuhan energi".
"Tantangan lainnya adalah usaha dalam menjaga pembangunan berkelanjutan, serta pentingnya menjaga kelestarian lingkungan," katanya, dalam rilis.
Saat ini ketergantungan Indonesia terhadap energi fosil khususnya minyak bumi, gas bumi, dan batubara untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri masih sangat tinggi.
Berdasarkan laporan Dewan Energi Nasional (DEN) tahun 2020, menunjukkan bahwa bauran energi primer dalam kurun waktu lima tahun terakhir mengalami perubahan sangat signifikan.
Di antaranya mengenai peran minyak yang menurun dari 47,1 persen pada tahun 2014 menjadi 33,7 persen pada 2019.
Sedangkan peran EBT naik dari 5,3 persen pada 2014 menjadi 12,6 persen tahun 2019.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/Sosialisasi-EBT.jpg)