Berita Jateng
Pengerjaan Ducting Kurang Sempurna di Kota Semarang Jadi Catatan DPU
Pembangunan sarana telekomunikasi bawah tanah atau ducting yang kurang sempurna menjadi catatan agar tidak terulang pada tahap berikutnya.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: M Zaenal Arifin
TRIBUNMURIA.COM, SEMARANG - Pembangunan sarana telekomunikasi bawah tanah atau ducting yang kurang sempurna menjadi catatan agar tidak terulang pada tahap berikutnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Sih Rianung mengatakan, harus ada komunikasi yang lebih intens untuk tahap berikutnya.
Dia juga tidak ingin proyek molor sehingga mengganggu aksesibilitas masyarakat.
"Ke depan, harus ada komunikasi lebih intens".
"Ini memang pertama, ke depan kalau ada kegiatan lagi komunikasi, kita evaluasi biar tidak seperti yang sekarang karena Covid-19 lama mundur," papar Rianung, Minggu (13/2/2022).
Menurutnya, pengerjaan ducting tahap selanjutnya perlu ada konstruksi yang lebih disesuaikan lagi agar tidak dikeluhkan masyarakat.
Saat ini, perapihan masih menjadi tanggungjawab pelaksana proyek.
Sedangkan, Pemerintah Kota Semarang berupaya memperbaiki ruas-ruas jalan yang tidak sedang dikerjakan oleh PT Moratelindo selaku pelaksana proyek ducting.
Pihaknya pun sedang mengidentifikasi ruas-ruas jalan yang perlu dilakukan perbaikan.
Lubang-lubang yang timbul akibat pengerjaan proyek ducting, dia meminta untuk segera ditutup oleh pihak rekanan.
"Kalau kami perbaikan di sisi ruang yang tidak digunakan Moratelindo".
"Kalau pelapisan seluruh ruas protokol, nanti kalai PU anggarannya kuat," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/Ducting.jpg)