Berita Pati

Cerita Kak Rey Ajari Anak-anak Tunarungu di Pati Terampil Modelling & Public Speaking, Bikin Haru

Mengenal lebih dekat dengan Pujisih Rekno Anjangsari (Kak Rey), perempuan yang mengajari anak-anak tunarungu mahir modelling dan public speaking.

Dokumentasi D'Star Production
Pujisih Rekno Anjangsari alias Kak Rey (tengah) bersama anak-anak tunarungu didikannya berfoto bersama di lokasi ajang Bung Karno Fashion Street 2023 beberapa waktu lalu. 

Apalagi, menurut dia, kebanyakan mereka tidak sepenuhnya tidak bisa mendengar.

"Mereka secara suara masih normal. Anak-anak di sini 15 orang hanya terbatas di pendengaran, itu pun ada yang 50 persen, 80 persen. Masih bisa sedikit mendengar."

"Ada harapan mereka bisa berkomunikasi seperti layaknya orang normal," tegas dia.

Dengan membiasakan anak tunarungu berkomunikasi secara langsung memakai suara dan mempelajari gerak bibir, Kak Rey yakin banyak manfaat yang mereka dapatkan.

Terutama untuk membentuk kemandirian, kepercayaan diri, dan kestabilan emosi.

"Dengan membiasakan mereka bertemu dan berkomunikasi dengan orang yang berganti-ganti, mereka akan punya kemampuan, kemandirian, untuk memproteksi diri mereka sendiri, berani menghadapi keadaan apa pun dan siapa pun."

"Nantinya ke depan akan membantu kehidupan mereka layaknya orang normal," kata dia.

Kak Rey meyakini, jika anak-anak difabel "disembunyikan", hal itu justru membuat mereka tidak punya mentalitas mandiri.

Padahal nanti ketika dewasa, mereka akan mengalami tantangan kehidupan yang sama seperti orang normal.

Di sisi lain, bagi anak-anak nondisabilitas, bersosialisasi dengan anak-anak "khusus" ini akan membuat mereka punya empati lebih. Serta memiliki kesadaran untuk tidak mendiskriminasi manusia lainnya.

Anak-anak didik Kak Rey berasal dari berbagai daerah di Pati, kebanyakan mereka bersekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB), yang termuda masih duduk di kelas 5 SD. Kebanyakan duduk di bangku SMP.

Kak Rey mendorong agar selepas SMP mereka bisa masuk SMK untuk mengasah keterampilan.

Saat ini, sudah ada tiga anak yang bersekolah di jurusan tata busana salah satu SMK Negeri di Pati.

"Target saya, semua anak ini bisa masuk SMK. Saya ingin mereka punya penghasilan dari tangannya sendiri dan atas usahanya sendiri, itu tujuan akhir saya," tegas dia. 

Aktivitas pembinaan anak disabilitas yang dilakukan Kak Rey juga mengundang kekaguman Bio Hadikesuma, tokoh konsultan bisnis yang ikut melihat kegiatan mereka di Gedung Juang Pati, Rabu (4/10/2023) petang.

Halaman
1234
Sumber: TribunMuria.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved