Berita Kudus
Tragis, Nenek 70 Tahun di Kudus Ditemukan Tewas Memeluk Cucu saat Rumahnya Hangus Terbakar
Nenek Sutini (70) warga Desa Honggosoco, Kecamatan Jekulo, Kudus hangus terbakar, Jumat (14/4/2023). Nenek Sutini ditemukan tewas memeluknya cucunya.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: Yayan Isro Roziki
TRIBUNMURIA.COM, KUDUS - Tragis. Nenek Sutini (70) ditemukan tewas memeluk sang cucu, Anindita Keysa (5), saat rumahnya hangus terbakar, Jumat (14/4/2023) sekitar pukul 20.00 WIB.
Jasad warga Dukuh Semroto RT 01/RW 03, Desa Honggosoco, Kecamatan Jekulo, ditemukan merikngkuk di kamarnya dengan posisi memeluk sang cucu.
Cucu korban yang dipeluk sang nenek juga ditemukan tewas.
Api yan membakar dan menghanguskan rumah nenek Sutini (70), diduga berasal dari lilin yang dinyalakan saat aliran listrik mati karena hujan yang lebat pada pukul 17.30 WIB.
Sehingga nenek Sutini memanfaatkan nyala lilin untuk penerangan rumahnya, saat sedang berbuka puasa.
Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) kepolisian, lilin yang dinyalakan Sutini ditaruh di atas lemari atom atau plastik.
Beberapa waktu kemudian, tanpa disadari nenek Sutini, lemari tersebut terbakar.
Api yang membesar membuat Sutini tidak bisa keluar dari kamarnya.
Akibatnya Sutini dan cucunya Anindita Keysa (5) terkurung di dalam kamar.
"Beberapa saat kemudian setelah lilin tersebut habis, api membakar lemari plastik yang mengakibatkan lemari plastik tersebut roboh dan api menyambar kasur kapuk serta pintu kamar," ucap Kapolsek Jekulo AKP Lukhar melalui Bhabinkamtibmas Jekulo, Bripka Arifriyanto saat ditemui di lokasi kejadian.
Saat itu para korban sedang tidur di kamar dan tidak bisa keluar dari dalam kamar hingga keduanya terbakar dan meninggal dunia.
"Nenek Sutini saat ditemukan meninggal dengan posisi memeluk cucunya," tambahnya.
Kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 20.00 WIB, oleh warga sekitar sehabis salat tarawih.
Sepulang salat tarawih, warga melihat ada kepulan asap di atas rumah korban.
Melihat hal tersebut kemudian warga berdatangan untuk membuka pintu rumah.
Namun pintu dikunci dari dalam, selanjutnya warga mendobrak pintu belakang.
Setelah pintu terbuka, warga masuk ke dalam rumah dan ternyata kamar sudah terbakar semua dan ada korban yang meninggal dunia.
Kemudian warga berusaha memadamkan api dan selang 30 menit api bisa dipadamkan.
"Menurut keterangan dari anaknya bahwa Sutini kondisi kesehatannya kurang baik, pandangannya kurang jelas dan saat berjalan menggunakan tongkat."
"Karena itu, korban tidak bisa bergerak lincah untuk keluar," jelasnya.
Korban meninggal dunia dengan luka bakar 100 persen dan diperkirakan meninggal akibat kehabisan oksigen karena kepulan asap.
"Korban langsung dimakamkan pada pukul 03.00 WIB Sabtu (15/4/2023) pada saat sahur."
"Masyarakat bergotong royong semaksimal mungkin malam itu dimakamkan," katanya.
Dari pantauan Tribunmuria.com di lapangan, kamar yang terbakar dengan ukuran 2,5 m x 2,5 meter.
Tembok-tembok dan perkakas kamar milik Sutini masih meninggalkan bekas terbakar. (rad)
TMMD Kodim 0722/Kudus: Menjahit Asa, Membangun Masa Depan Desa Kandangmas di Lereng Muria |
![]() |
---|
PCNU Kudus Kembalikan Dana Hibah Rp 1,3 Miliar dari Pemkab ke Kejari |
![]() |
---|
Koleksi Melimpah, Museum Situs Purbakala Patiayam Diusulkan Jadi Cagar Budaya Nasional |
![]() |
---|
Siswa Belajar dalam Kondisi Cemas, Ruang Kelas di SD Ngembalrejo Kudus Rusak sejak Lama |
![]() |
---|
Mengenal Syekh Abdul Hamid, Ulama Berdarah Kudus Mengisi Belantika Keilmuan Islam di Makkah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.