Serba serbi Ramadan 1444 H

Masjid Al-Manshur Tertua di Wonosobo Dibangun Tahun 1847, Makam Kyai Walik Jadi Magnet Peziarah

Masjid Al-Manshur yang ada di Jalan Pangeran Diponegoro No.13 menjadi bagian saksi sejarah penyebaran agama Islam hingga berdirinya kota Wonosobo. 

Penulis: Imah Masitoh | Editor: Muhammad Olies
Tribunmuria.com/Imah Masitoh  
Salah satu sudut Masjid Al-Manshur Wonosobo yang merupakan masjid tertua di Wonosobo dengan bangunan bergaya Islam Jawa.  

Kemudian pada tahun 1972 atap genteng diganti dengan seng, dan bangunan serambi dibuat model spanyolan. 

Hingga tahun 2018 bentuk serambi dikembalikan seperti sebelumnya, ditambah dengan emperan, agar bisa menampung lebih banyak jamaah.

Di belakang masjid Al-Manshur terdapat makam Kyai Walik. Dalam ceritanya, Kyai Walik bersama dua ulama lainnya yakni Kyai Kolodete dan Kyai Karim menyebarkan agama Islam kepaa warga Wonosobo.

Diceritakan, Kyai Walik dulunya bermukim di wilayah sekitar Wonosobo. Beliau merupakan sosok ulama yang dekat dengan rakyat dan banyak disegani. 

Hingga saat ini, makam ini ramai didatangi peziarah baik dari Wonosobo maupun luar Wonosobo untuk berziarah.
 
Masjid Al-Manshur memiliki kegiatan rutin yang telah ada sejak dahulu. Di antaranya tradisi pengajian setonan setiap hari Sabtu dan pengajian selapanan.

Jemaah yang datang mencapai ribuan orang dari berbagai wilayah di Wonosobo

Saat bulan Ramadan, trotoar depan Masjid Al-Manshur menjadi tempat untuk ngabuburit, setiap ba'da ashar sampai maghrib yang diberi nama Romadhon On The Street (ROTS). 

Tak heran, daerah ini menjadi salah satu titik keramaian di Wonosobo saat bulan Ramadan. (ima) 

Sumber: TribunMuria.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved