Rabu, 20 Mei 2026

Serba serbi Ramadan 1444 H

Tebus Murah Cabai dan Bawang Hanya Rp 1.000 pada Bazar Ramadan di Balai Kota Semarang

Masyarakat bisa tebus ¹/⁴ kilogram cabai maupun ¹/⁴ kilogram bawang merah masing-masing sebesar Rp 1.000 saat Bazar Ramadan di halaman Balkot Semarang

Tayang:
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: Muhammad Olies
Tribunmuria.com/ EKA YULIANTI FAJLIN 
Warga membeli bawang merah dan cabai di stand Bank Indonesia, pada Bazar Ramadan yang digelar oleh Pemkot Semarang di halaman Balai Kota Semarang, Kamis (13/4/2023).  

TRIBUNMURIA.COM, SEMARANG - Warga bisa tebus ⊃1;/⁴ kilogram cabai maupun ⊃1;/⁴ kilogram bawang merah masing-masing sebesar Rp 1.000 saat Bazar Ramadan yang diigelar di halaman Balai Kota Semarang.

Bazar Ramadan yang digelar oleh Pemerintah Kota Semarang bersama sejumlah stakeholder ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok. Di antaranya, cabai dan bawang merah yang disediakan oleh Bank Indonesia. 

Pembayaran barang yang dijual dilakukan menggunakan Qris. Masyarakat tinggal scan Qris, langsung mendapatkan komoditi tersebut. 

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra mengatakan, cabai dan bawang merah menjadi komoditi pemicu inflasi saat Ramadan dan Hari Raya.

Maka, pihaknya berupaya menekan inflasi dengan menyediakan cabai dan bawang merah hanya Rp 1.000. Dengan demikian, diharapkan tidak ada lonjakan inflasi jelang Idulfitri tahun ini. 

"Cabai dan bawang merah ini salah satu pemicu inflasi ketika Ramadan dan Hari Raya. Maka, kami operasi pasar murah dengan harga Rp 1.000 per seperempat kilogram," papar Rahmat, usai pembukaan bazar, Kamis (13/4/2023). 

Baca juga: Bazar Ramadan Digelar Sebulan Penuh di Alun-alun Blora, Dilelang Bupati Sebelum Buka Puasa

Baca juga: Teguh Semringah Dagangannya Diborong Bupati Arief Rohman saat Bazar Ramadan di Alun-alun Blora

Uang yang didapatkan dari hasil penjualan tersebut, lanjut Rahmat, masuk ke PMI Jawa Tengah. Ini menjadi upaya Bank Indonesia membantu di bidang kemanusiaan. 

Adapun suplai cabai dan bawang merah diambil dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kabupaten Demak. Langkah ini bagian dari upaya membantu petani memasarkan hasil pertanian mereka. 

"Jadi, kami membantu Gapoktan sekaligus PMI, serta masyarakat untuk mendapat cabai dan bawang dengan harga murah," ucapnya. 

Selain turut serta dalam Bazar Ramadan yang digelar Pemerintah Kota Semarang, Bank Indonesia juga berencana mengadakan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi (GNPI) di Alun-Alun Johar pada Jumat (14/4/2023). 

"GNPI ini ada tujuh kegiatan, diantaranya operasi pasar murah, digitalisasi farming, dan sebagainya. Besok baru kami gaungkan se-Jateng. Nanti ada Pak Ganjar dan Bu Ita," bebernya. 

Warga Krapyak, Semarang Barat, Alan Henry mengatakan, tebus murah bawang dan cabai senilai Rp 1.000 sangat menguntungan bagi masyarakat. Apalagi menjelang Lebaran, cabai dan bawang sangat dibutuhkan. 

"Biasanya kan kalau Lebaran masak-masak, butuh cabai dan bawang. Tapi, sayangnya hanya dua komoditas itu," paparnya. 

Dia berharap, ada program tebus murah lagi dengan komoditi lain, misalnya bawang putih, cabai rawit, daging, dan telur. 

"Itu kan beberapa item yang sering diperlukan saat Lebaran," tambahnya. (eyf)


 

Sumber: TribunMuria.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved