Jumat, 22 Mei 2026

Serba serbi Ramadan 1444 H

Ramadan, Perajin Bedug di Banyumas Kebanjiran Pesanan, Mayoritas Order dari Luar Kota

Perajin bedug Taofik Amin (50) asal Desa Keniten, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas kebanjiran pesanan pada ramadan tahun ini. 

Tayang:
Permata Putra Sejati   
Proses pembuatan bedug dari perajin bedug Taofik Amin (50) asal Desa Keniten, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas yang dibanjiri pesanan, Jumat (14/4/2023). 

TRIBUNMURIA.COM, PURWOKERTO - Perajin bedug Taofik Amin (50) asal Desa Keniten, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas kebanjiran pesanan pada ramadan tahun ini. 

Tidak tanggung-tanggung peningkatannya sampai 90 persen.

"Bedanya itu kalau hari biasa, dalam satu bulan ada pesanan 3-4 bedug. Namun, saat ini per minggu bisa sampai 5 bedug. Saya tidak menyangka pesanan membludak dan ini saja kami lembur," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (14/4/2023).

Ada lima pekerja di Bedug Nurul Ikhsan itu, namun yang bertugas membuat bedug hanya dua orang. 

Satu bertugas membuat tempat bedug, yang satu lagi membuat bedugnya. 

Sedangkan pekerja lain, ada yang membuat rebana, kentongan, dan lain sebagainya.

Untuk satu bedugnya, bisa dikerjakan dalam waktu sekitar 4 hari dengan ukuran 1 meter.

Namun, apabila banjir pesanan, bisa dikejar dalam waktu 2 hari.

"Pesanan saya kebanyakan dari online.  Atau kalau tidak, masjid yang sudah ada stiker Bedug Nurul Ikhsan rata-rata pesan dari situ," terangnya.

Meski pesanan meningkat, namun tak  dipungkiri jumlah pesanan masih belum dalam kondisi normal seperti sebelum pandemi.

Ia mengatakan sebelum pandemi perminggu bisa sampai 10 bedug. Namun demikian ia tetap bersyukur. 

"Bayangkan saja, pada saat pandemi, dalam satu tahun, hanya ada lima pesanan. Saya rasa semua mengalami itu," ungkapnya.

Baca juga: Warga Banyumas Olah Ban Bodol Jadi Kerajinan Sandal, Diminati Konsumen dari Jawa dan Luar Jawa

Baca juga: Penjualan Kue Kering di Kudus Terdongkrak Jelang Lebaran

Rata-rata pesanan bedug berasal dari luar kota. Seperti dari Jakarta, Bumiayu, Purbalingga, Banjarnegara. 

Tapi ada juga dari daerah sendiri, Banyumas.

Produksi bedugnya ini terkenal di berbagai daerah karena memang sudah ada sejak tahun 1997. 

Sumber: TribunMuria.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved