Berita Kudus
Pemerintah Kabupaten Kudus Terus Berupaya Perbaiki Jalan Rusak
Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Kudus mengalami kerusakan akibat tingginya intensitas hujan yang terjadi akhir-akhir ini.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNMURIA.COM, KUDUS – Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Kudus mengalami kerusakan akibat tingginya intensitas hujan yang terjadi akhir-akhir ini. Menghadapi kenyataan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kudus berupaya untuk terus melakukan perbaikan.
Dari informasi yang dihimpun, sedikitnya ada 25 persen ruas jalan di Kudus yang mengalami kerusakan akibat tergerus air. Kerusakan tersebut biasanya berupa lubang menganga yang bisa membahayakan pengendara.
Bupati Kudus HM Hartopo, mengatakan, pihaknya menginstruksikan kepada jajarannya agar segera melakukan perbaikan jalan rusak. Instruksi tersebut dialamatkan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Saat ini proses perbaikan jalan sudah berlangsung.
Baca juga: Pemuka Agama Kudus Digelontor Anggaran Rp3,5 Miliar, Bupati Hartopo Sebut untuk Kesejahteraan
“Kami sudah melakukan perbaikan jalan agar tidak membahayakan pengendara saat melintas,” kata Hartopo.
Menurut Hartopo, perbaikan jalan acap kali dilakukan. Namun bukan tanpa kendala. Kendala yang saat ini dihadapi yakni cuaca, sebab perbaikan jalan hanya bisa dilakukan saat cuaca cerah.
“Kalau hujan terus ya tidak bisa dilakukan perbaikan jalan. Makanya perbaikan menunggu cuaca cerah,” kata Hartopo.
Proses perbaikan jalan menyasar jalan yang ramai dilintasi terlebih dahulu. Misalnya ruas jalan dalam kota yakni Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Ahmad Yani.
Meski demikian, perbaikan akan terus dikebut. Targetnya bisa diperbaiki dalam tempo yang cepat. Khususnya jalan yang menjadi wewenang dan tanggung jawab kabupaten terlebih dulu.
Perbaikan jalan memang terus dilakukan. Bukan berarti bisa selesai secara serentak. Untuk itu pemerintah kabupaten membutuhkan waktu bertahap agar jalan-jalan di Kudus yang rusak bisa segera diperbaiki.
Selain jalan yang menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten, kata Hartopo, pihaknya juga akan melakukan perbaikan di jalan provinsi. Perihal perbaikan jalan provinsi pihaknya sudah izin kepada gubernur.
“Sebab yang rusak tidak hanya jalan kabupaten, tapi jalan provinsi dan jalan nasional juga rusak,” katanya.
Untuk perbaikan jalan pemerintah kabupaten sendiri telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 8 miliar. Jika memang masih kurang, Hartopo menyarankan agar perbaikan jalan menggunakan dana tidak terduga. Dana tersebut merupakan anggaran untuk penanggulangan bencana. Mengingat jalan rusak merupakan dampak dari cuaca ekstrem dan banjir yang menggenang di Kudus.
“Dana tidak terduga bisa untuk penanggulangan bencana, jalan rusak ini bagian dari akibat bencana banjir dan hujan yang terus mengguyur,” katanya.
Untuk sementara, Hartopo mengimbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati saat berkendara mengingat banyak lubang yang ada di jalan. Jika tidak hati-hati bisa membahayakan para pengendara. Pihaknya komitmen akan segera melakukan perbaikan. (Goz)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/hartopo-soal-jalan-rusak-kudus.jpg)