Berita Jateng

Asyiknya Nongkrong di Pinuju Kopi Guci Tegal, Suguhkan Nuansa Tradisional, Harga Mulai Rp 2 Ribu

Pinuju Kopi by Joglo Ageng Guci Kabupaten Tegal bisa menjadi pilihan liburan akhir pekan ini.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: Muhammad Olies
TRIBUN JATENG/Desta Leila Kartika 
Suasana di Pinuju Kopi by Joglo Ageng Guci yang beralamat di Jalan Lingkar Barat, Kalengan, Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (21/1/2023). Tempat nongkrong baru yang menyuguhkan konsep jaman dulu atau tradisional, baik konsep bangunan, furniture dan menu makanan atau minuman.  

TRIBUNMURIA.COM, SLAWI - Pinuju Kopi by Joglo Ageng Guci Kabupaten Tegal bisa menjadi pilihan liburan akhir pekan ini. Pengunjung bisa menikmati sensasi berbeda karena bangunan hingga menu di Pinuju Kopi bernuansa tradisional.

Pinuju Kopi beralamat di Jalan Lingkar Barat, Kalengan, Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah mulai beroperasi pada Desember 2022. 

Jika berkunjung ke lokasi, maka akan langsung disambut dengan nuansa khas tradisional pedesaan, karena bangunan didominasi kayu, bambu, belum lagi terdapat saung yang bisa digunakan oleh pengunjung.

Nuansa tradisional semakin diperkuat dengan meja, kursi, sampai gelas dan piring semuanya menggunakan kayu dan besi blurik.

Belum lagi menu yang disajikan juga didominasi khas tradisional baik minuman dan makanan.

Ditemui saat sedang di lokasi, Food and Bevarage Manager Joglo Ageng Guci, Daryono Santosa, menjelaskan arti dari nama Pinuju Kopi adalah suatu tempat yang dijadikan tujuan yang awalnya diperuntukkan bagi tamu yang menginap di Joglo Ageng.

Namun, setelah melakukan pertimbangan dan melihat minat masyarakat yang cukup bagus, maka diputuskan selain untuk tamu hotel, Pinuju Kopi juga bisa dinikmati oleh masyarakat umum.

"Adapun yang membedakan kami dengan resto, cafe atau tempat lainnya, karena kami menyuguhkan konsep jaman dulu atau tradisional. Tidak hanya bangunannya, tapi dari perabotan, menu, dan lain-lain semuanya bernuansa jadul. Sehingga bisa memberikan nuansa berbeda bagi pengunjung baik tamu ataupun masyarakat umum," ungkap Daryono, pada Tribunjateng.com, Sabtu (21/1/2023).

Baca juga: PSIS Bekuk Arema FC di Jatidiri, Umpan Carlos Fortes Diselesaikan Riyan Ardiansyah, Skor 1-0

Baca juga: Kisah Buaya Mahakam Bantu Cari Balita Tenggelam, Antarkan Jasad ke Keluarga di Tepian Sungai

Baca juga: Komitmen NU Menjaga NKRI Sudah Teruji, Kata Kapolri Saat Penutupan Porseni NU 2023 di Solo

Untuk varian menu yang disediakan didominasi makanan ringan, seperti otak-otak, mendoan kepleh, gedang goreng, roti bakar, sego sambal bandeng, es ketan ireng. 

Sedangkan untuk minuman yaitu ada kopi Joglo, kopi susu, teh tubruk, teh tarik, teh jahe, teh serai jahe, sekoteng, asem seger jawa, soft drink, dan lain-lain. 

Harganya sendiri kisaran mulai Rp 7.500 sampai Rp 39 ribu yang paling mahal. 

Adapun untuk varian menu Pinuju Kopi angkringan, makanan ada nasi ayam, nasi bandeng kemangi, nasi tongkol terasi, nasi teri kemangi, bihun goreng, aneka gorengan, pisang coklat keju, aneka sate, pepes tahu dan lain-lain. 

Untuk aneka minuman ada anget sari jahe susu, anget sari wedang jahe, angkirngan jahe merah, beras kencur, kunyit asem, dan masih banyak lagi. 

Harga menu angkringan mulai Rp 2 ribu per porsi sampai Rp 15 ribu yang paling mahal. 

Halaman
12
Sumber: TribunMuria.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved