Liga 2

Liga 2 Dihentikan, Manajer Persekat Tegal: LIB Dengarkanlah Masukan dari Klub Peserta

Manajer Persekat Tegal, Ersal Aburizal, memberikan statemen resmi klub mengenai kompetisi Liga 2 yang dihentikan sesuai hasil rapat Exco PSSI.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNMURIA.COM/MUHAMMAD YUNAN SETIAWAN
Dua pemain Persekat Kabupaten Tegal menempel ketat pemain Persijap Jepara yang merangsek masuk ke pertahanan Persekat. Pertandingan ini di Stadion Gelora Bumi Kartini, Minggu, 4 September 2022 ini dimenangi Persijap dengan skor 1-0. 

TRIBUNMURIA.COM, SLAWI - Manajer Persekat Tegal, Ersal Aburizal, memberikan statemen resmi klub mengenai kompetisi Liga 2 yang dihentikan sesuai hasil rapat komite eksekutif (Exco) PSSI.

Ersal menyampaikan beberapa poin respon dan tanggapan, serta usulan mengenai pemberhentian kelanjutan Liga 2 musim 2022/2023.

Keputusan pemberhentian tersebut, tidak bisa diterima begitu saja, terlebih dijelaskan Ersal, selama lebih dari tiga bulan klub sudah berupaya patuh dan sabar menunggu kepastian kelanjutan kompetisi yang dihentikan sejak 3 Oktober 2022 lalu.

Adapun pemberhentian kompetisi pada 3 Oktober 2022 lalu ini, tertulis dalam surat nomor 584/LIB-KOM/X/2022.

Menanggapi pemberhentian kompetisi Liga 2, klub Persekat Tegal mengeluarkan statemen resmi sehari sebelum pertemuan managers meeting pada Jumat (13/1/2023) kemarin.

"Tanggapan resmi yang kami keluarkan yaitu meminta Liga Indonesia Baru (LIB) untuk mendengarkan masukan dari seluruh peserta Liga 2. Kemudian bersama-sama membenahi standar keamanan dan infrastruktur sepakbola. Selain itu, kami mengusulkan operator terpisah Liga 2," jelas Ersal, pada Tribunjateng.com, Sabtu (14/1/2023).

Baca juga: Ini Isi Surat Persijap Kepada Sekjen PSSI Yunus Nusi, Tolak Penghentian Liga 2

Baca juga: Difabel di Blora Korban Pelecehan Seksual Melahirkan Hingga Dua Kali, Arief Rohman: Usut Tuntas!

Baca juga: Kian Panas, Alumni UKSW Laporkan Dugaan Pemalsuan Surat Terkait Pemilihan Rektor ke Polda Jateng

Dikatakan Ersal, saat berlangsung managers meeting mayoritas klub termasuk Persekat Tegal mengusulkan jika kompetisi tetap dilanjutkan.

Dengan skema kompetisi bubble to bubble seperti halnya Liga 1.

Hal itu, menurut Ersal mendasari peraturan kepolisian (perpol) nomor 10 tahun 2022 yang salah satunya diharuskan stadion home base untuk dilakukan risk assessment.

"Sebelumnya, kami menerima surat dari LIB tentang pemberitahuan kelanjutan kompetisi Liga 2 dengan sistem home and away dengan penonton, dan penjadwalan risk assessment dengan semua biaya ditanggung oleh klub," katanya.

Ersal mengatakan, klub antusias mempersiapkan verifikasi dengan mengusulkan kepada Pemkab Tegal untuk membentuk tim kelompok kerja (pokja) agar bisa percepatan dalam persiapan verifikasi.

Sedangkan asesmen risiko pengamanan yang dilakukan tim Mabes Polri berlangsung selama dua hari, yaitu pada Kamis (5/1/2023) dan Jumat (6/1/2023) lalu. 

Pada pelaksanaannya, turut dihadiri manajemen Persekat, kelompok kerja (pokja) yang melibatkan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Dinas PUPR, RSUD dr Soeselo Slawi, Askab PSSI Tegal, Polres Tegal, dan tentunya tim verifikasi.

Setelah proses verifikasi selesai, penilaian risiko di Stadion Trisanja Slawi memperoleh skor 56,33 persen dengan kategori cukup.

Halaman
12
Sumber: TribunMuria.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Klub
    D
    M
    S
    K
    GM
    GK
    -/+
    P
    1
    Persib
    20
    13
    3
    4
    35
    25
    8
    42
    2
    Persija Jakarta
    21
    12
    5
    4
    28
    11
    11
    41
    3
    PSM Makasar
    21
    11
    8
    2
    38
    8
    21
    41
    4
    Borneo
    20
    10
    6
    4
    36
    18
    16
    36
    5
    Madura United
    21
    11
    3
    7
    26
    14
    6
    36
    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved