Breaking News:

Berita Internasional

Viral Ramalan Mantan Presiden Rusia: Inggris vs Prancis Perang, Elon Musk Jadi Presiden Amerika

Viral ramalan mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, bahwa Elon Musk akan jadi Presiden Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE) bubar.

Dokumentasi Sekretariat Kabinet
Presiden RI Joko Widodo bertemu dengan CEO Tesla Inc, yang juga pendiri Space X di Boca Chica, Amerika Serikat (AS), Sabtu (14/5/2022). Pada Agustus 2022, Tesla meneken perjanjian kerja sama dengan dua perusahaan China yang berdiri di Morowali, RI. 

TRIBUNMURIA.COM, MOSKWA - Viral ramalan Elon Musk akan jadi Presiden Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE) bubar.

Selain itu, Prancis akan terlibat perang dengan Inggris.

Ramalan viral ini disampaikan oleh mantan Presiden Rusia, Dmitry Medvedev.

Dmitry Medvedev menjabat sebagai presiden Rusia pada 2008-2012 dan Perdana Menteri Rusia pada 2012-2020.
Dmitry Medvedev menjabat sebagai presiden Rusia pada 2008-2012 dan Perdana Menteri Rusia pada 2012-2020. (Twitter @MedvedevRussiaE)

Ramalan Medvedev disampaikan dalam bentuk utas pada akun Twitter miliknya @MedvedevRussia, yang bercentang biru.

Hingga Selasa (27/12/2022), prediksi yang dia tulis di Twitter dalam bentuk utas tersebut sudah dilihat 25 juta kali dan disuka oleh lebih 37.000 akun.

Pemilik baru Twitter, Elon Musk, menggambarkan ramalan politisi yang sekarang menduduki jabatan wakil ketua Dewan Keamanan Rusia tersebut sebagai "prediksi paling absurd yang pernah ia dengar".

Sosok yang juga pernah menjadi perdana menteri Rusia itu meramal bahwa akan terbentuk semacam negara baru di Eropa, yang antara lain terdiri dari Jerman, Polandia, negara-negara Baltik, Czechia, Slovakia, dan Republik Kyiv.

Wilayah yang sekarang dikenal sebagai Ukraina barat akan diduduki oleh Polandia dan Hungaria.

Ini mengisyaratkan bahwa pada 2023 negara Ukraina akan bubar.

Medvedev juga memprediksi perang antara Perancis dan negara baru pimpinan Jerman akan pecah.

"Eropa akan terpecah, Polandia akan mengalami partisi sebagai akibatnya," kata Medvedev.

Uni Eropa (UE) dan mata uang euro akan bubar, Elon Musk jadi presiden AS

Soal Uni Eropa, Medvedev mengatakan organisasi regional ini akan bubar setelah Inggris bergabung kembali dan euro tidak akan lagi sebagai mata uang tunggal.

Inggris menggelar referendum keanggotaan Uni Eropa pada 2016 dan hasilnya dijadikan dasar oleh pemerintah Inggris untuk keluar dari organisasi tersebut.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved