Selasa, 19 Mei 2026

Berita Kudus

Seribuan Sopir Truk ODOL Batal Demo di Kudus, Tuntutan Dipenuhi

Koordinator Gerakan Sopir Jawa Tengah (GSJT), Anggit Putera Iswandaru menyampaikan, pihaknya sudah menyiapkan seribuan sopir truk ODOL.

Tayang:
Penulis: Saiful MaSum | Editor: Daniel Ari Purnomo
TribunMuria.com/Raka F Pujangga
Polisi mengadangkan sepeda motor di tengah jalan untuk membatasi jumlah kendaraan truk besar yang akan men?uju ke Kantor DPRD Kudus, Selasa (22/2/2022). 

TRIBUNMURIA.COM, KUDUS - Koordinator Gerakan Sopir Jawa Tengah (GSJT), Anggit Putera Iswandaru menyampaikan, pihaknya sudah menyiapkan seribuan sopir truk ODOL untuk melangsungkan aksi unjukrasa mogok kerja di sepanjang ruas jalan lingkar depan Terminal Kargo Kudus.

Aksi yang direncanakan pada, Rabu (28/9/2022) batal terlaksana, setelah Polres Kudus, bersama Kodim 0722/Kudus dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) memfasilitasi para sopir bertemu dengan Dinas Perhubungan. 

Dari audiensi tersebut, lanjut dia, para sopir truk ODOL menyampaikan beberapa tuntutan untuk keberlangsungan sopir truk ke depan. Di antaranya, meminta pemerintah memberikan kelonggaran atas kebijakan ODOL yang telah diberlakukan, tetap diperbolehkan melakukan uji KIR, tanpa dilakukan pemotongan ukuran dan dimensi bak truk.

"Kami sebelumnya sudah siap turun ke jalanan yang dipusatkan di Jalan Pantura Kabupaten Kudus. Kami juga menagih janji ketua DPRD yang katanya (akan) membatu menyelesaikan masalah ODOL," terangnya.

Sekretaris Gerakan Sopir Jawa Tengah (GSJT), Mieke Prasetio menambahkan, ada puluhan driver mengikuti audiensi langsung untuk mencari solusi terbaik atas keluh kesah para sopir truk ODOL.

Hasilnya, kata dia, telah ditandatangani surat kesepakatan bersama, yang berisi bahwa Dinas Perhubungan Kudus bakal menerbitkan KIR pada truk ODOL plat nomer Kudus. Sedangkan truk ODOL berplat nomer polisi luar Kudus, harus menyertakan surat rekomendasi dari DinS Perhubungan asal kendaraan.

"Setiap pemilik truk ODOL juga membuat surat pernyataan kesanggupan normalisasi," ujarnya. 

Dengan hasil yang disepakati, Mieke menyebut, tuntutan dari para driver sudah terpenuhi. Sehingga, rencana aksi yang sudah diwacanakan batal terlaksana. 

Pihaknya juga mengucapkan banyak terimakasih kepada berbagai pihak yang membantu para sopir truk ODOL mendapatkan kebutuhannya. Mulai dari jajaran Polres dan Kodim 0722/Kudus, juga Ketua DPRD dan Dinas Perhubungan setempat. 

"Kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang bersedia menjembatani kami, sehingga dapat kesepakatan bersama," tuturnya Mieke.

Sumber: TribunMuria.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved