Berita Jateng
Kisah Marta Bekes, Bule Hungaria Jualan Roti Kentang di Pasar Purwokerto: 2 Tahun Dagang Keliling
Marta Bekes, bule Hungaria jualan roti kentang di Pasar Pereng Purwokerto. Sebelumnya, ia sempat dagang keliling pakai sepeda selama dua tahun
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Yayan Isro Roziki
Menurutnya ada beberapa hal yang dia cermati perbedaan antara di Indonesia dan Hungaria.
Kebiasaan yang membedakan antara orang Indonesia dan Hungaria.
"Disini pasti jam karet. Di Hungaria mereka on time semua," katanya kepada TribunMuria.com, Rabu (14/9/2022).
Ia mengaku masih ada keluarga di Hungaria dan terakhir pulang kampung saat masih SMA.
Ada cerita lucu bahwa dengan fisiknya yang beda Marta ternyata sering dimintai foto oleh pembeli.
Ia mengatakan memang ada perbedaan kebiasaan menyantap roti di Indonesia dan Hungaria.
Kalau di Indonesia cenderung lebih suka roti yang empuk dan manis.
Sementara di Hungaria justru menjadi sajian utama pelengkap sup.
Marta paling suka makanan Indonesia yaitu rendang dan nasi goreng.
Bahkan dia juga pandai memasak sendiri di rumah.
Sebagai pengusaha dia juga terkena dampak pandemi.
Ia mengatakan sebelum pandemi produksinya bisa tiga adonan atau 40 bungkus.
Harga roti tawarnya kisaran Rp18 ribu - Rp25 ribu.
Dia jual roti tawar yang polos, tawar cokelat, kismis, sobek, dan roti sisir jadul.
Saat ini ia sedang mencoba bangkit lagi memulai usaha roti kentang.