Berita Jateng
Perolehan Medali Melampaui Target, Selamat! Hapkido Jateng Koleksi 12 Emas DI Kejurnas Hapkido V
Tim Hapkido Jateng sukses membawa pulang 12 emas, enam perak, dan toga perunggu pada Kejurnas Hapkido V.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: Moch Anhar
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tim Hapkido Jateng sukses membawa pulang 12 emas, enam perak, dan toga perunggu pada Kejurnas Hapkido V Hapkido Indonesia yang berlangsung di Padang, Sumbar, Sabtu-Minggu (6-7/8)/2022).
Sebanyak 20 atlet terbaik diterjunkan untuk bersaing dalam 25 nomor yang dipertandingkan.
Hasil ini melampui target yang diberikan Pengprov Hapkido Indonesia (HI) Jateng.
Mereka bersaing dengan atlet dari 22 provinsi lain.
Baca juga: Momen 10 Sura, Warga Desa Samban Kendal Gelar Kirab dan Ritual di Sendang
Baca juga: Baru Punya 30 Persen, Aset Tanah Milik Pemkab Semarang Diupayakan Kantongi Sertifikat Pada 2025
Baca juga: Jemaah Haji Pulang, Kemenag Kabupaten Semarang Minta Keluarga Tak Cepat-Cepat Gelar Syukuran
Manajer tim Jateng Rudy Sugiono L mengatakan, semula hanya menargetkan enam emas pada kejuaraan tersebut.
Namun, dengan kerja keras dan semangat atlet bisa melampaui target tersebut.
''Perolehan ini naik tiga kali dibanbding dalam Kejurnas IV yang diselenggarakan tiga tahun lalu di Semarang. Sebuah prestasi yang membanggakan." kata Rudy di Semarang, Senin (8/8).
Kejurnas Hapkido mempertandingkan lima kategori yakni Daeryun (fight), Hyung (rangkaian jurus), Hosinsul (seni bertahan jarak dekat), Nakbob (Jatuhan), Mugihyung (rangkaian keindahan senjata).
Dari kelas Daeryun (fight) meraih empat emas dari Mei Handayani, Cancerina Cantika, Fradevi Veronika, dan Cut Dini (Kabupaten Grobogan).
Kategori Hyung juga meraih empat emas dari Benigno Christo, Livia Stevenson, Bravier Stevenson, dan beregu.
Adapun Mugihyung menyumbang dua emas dari Livia Stevenson dan Eduardus Bagas.
Satu emas didapat dari kategori Nakbon melalui Eduardus Abyasa dan Bagas Alam (Kabupaten Klaten) dalam kelas Hosinsul. Emas terakhir dari Muhatha Hibbanu dalam kelas Nakbob.
"Raihan ini bukan usaha dari satu atau dua orang saja. Pelatih dari Kabupaten Grobogan, Sb Suko Adi Triyanto dan Sb Sulistiyo Andi dari Kabupaten Pati serta Sb Steve Prabawa dari Kota Semarang juga memiliki andil dalam suksesnya pencapaian medali dalam kejuaraan ini" Wakil Ketua Bidang Teknik Hapkido Indonesia (HI) Jateng Hariyanto.
Baca juga: Lupa Mematikan Kompor, Si Jago Merah Lalap Tiga Kios Milik Pemdes Bogowanti Blora hingga Ludes
Baca juga: Jadi Jawara World Pencak Silat Championship 2022, Safira Atlet Asal Kudus Diarak Naik Mobil Antik
Jateng juga mengirimkan dua wasit yang ditugaskan dalam kejuaraan ini yakni Karl Anggara dan Vincent Suriadinata.
Mereka adalah wasit senior yang ikut membantu mensukseskan kejuaraan ini.
Ketua Pengprov HI Jateng George Lunarso mengatakan, hapkido Jateng sekarang ini semakin berkembang.
"Raihan emas dalam kegiatan memang di luar dugaan. Tidak mudah meraih hasil yang sedemikian hebat mengingat Jawa Tengah juga masih berkembang,'' kata dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/Hapkido-Jateng-70.jpg)