Rabu, 13 Mei 2026

Berita Kudus

Mengintip Peluang Digelarnya Pasar Dandangan di Kudus, Hartopo: 90 Persen Kembali Ditiadakan

Mengintip Peluang Digelarnya Pasar Dandangan di Kudus, Hartopo: 90 Persen Kembali Ditiadakan

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Yayan Isro Roziki
Diskominfo Kudus
Bupati Kudus HM Hartopo saat meninjau pelatihan keterampilan BLK beberapa waktu lalu. 

TRIBUNMURIA.COM, KUDUS - Gelaran Pasar Dandangan di Kabupaten Kudus tahun ini kemungkinan besar kembali ditiadakan.

Bupati Kudus, Hartopo, menyebut peluang digelarnya Pasar Dandangan hanya 10 persen.

Ia secara meyakinkan mengatakan, 90 persen gelaran Pasar Dandangan ditiadakan.

Meski begitu, pasar insidental yang digelar sebagai penanda datangnya bulan suci Ramadan ini masih dalam kajian pemerintah kabupaten setempat.

"(Dandangan) masih proses kajian, tapi kajiannya ini kalau kami pantau cenderung ke tidak ada."

"Karena apa, karena PPKM masih di level tiga," kata Bupati Kudus HM Hartopo, Senin (14/3/2022).

Di antara alasan kenapa Pasar Dandangan cenderung tidak jadi digelar tahun ini, Hartopo mengatakan, selain karena PPKM karena tidak ada jaminan pembatasan bagi warga luar daerah yang datang ke dandangan.

"Makanya kami sendiri kayaknya untuk 90 persen tidak ada (dandangan), walaupun masih dalam proses pemantauan atau kajian. Soalnya saya sendiri tidak mau memutuskan."

"Silakan dikaji kalau memang ini tentunya tidak jadi permasalahan kita ya monggo tidak masalah."

"Tapi ketika jadi permasalahan tentunya harus ada kajian yang mendalam karena ini akan menjadi permasalahan besar nanti."

"Permasalahan bukan hanya regional tapi nasional," kata Hartopo.

Sebenarnya, kata dia, kalau pedagang yang acap kali jualan di even dandangan memeng mengharapkan agenda tahunan itu digelar. 

"Tapi kami sendiri tidak bisa menanggapi terus merealisasikan tentunya dengan kondisi pandemi ini banyak kajian-kajian."

"Banyak hal yang perlu kami pertimbangkan," kata dia.

Selanjutnya, kata dia, pernah dia menawarkan jika memang dandangan tetap digelar ketika mobilitas pengunjung tak terbendung, maka pihaknya akan membubarkan.

Sumber: TribunMuria.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved