Berita Pendidikan

Profesor Satomi Ogata dari Jepang Beri Kuliah Umum soal Industri Halal di FEB Undip

Prodi Ekonomi Islam FEB Undip hadirkan Profesor Satomi Ogata dari Jepang, isi kuliah umum industri halal.

Dok Prodi Studi Islam Undip
BAHAS INDUSTRI HALAL - Prof Satomi Ogata (kanan), akademisi dari Kyushu International University, Jepang, yang juga merupakan peneliti dalam bidang industri halal, mengisi kuliah umum yang digelar Prodi Ekonomi Islam FEB Undip, Semarang. 

TRIBUNMURIA.COM, SEMARANG - Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro (Undip), menyelenggarakan program Visiting Lecture internasional selama empat hari berturut-turut, sejak Senin (8/9/2015) hingga Kamis (11/9/2025).

Kegiatan ini menghadirkan Prof Satomi Ogata, akademisi dari Kyushu International University, Jepang, yang juga merupakan peneliti dalam bidang industri halal.

Selama rangkaian kunjungan akademiknya, Prof Satomi Ogata menyampaikan materi melalui undergraduated lecture, research forum, academic talk, dan public lecture.

Baca juga: PD MES Cilacap Gelar Musda dan Workshop Pasar Modal Syariah: Edukasi Investasi Aman dan Halal

Baca juga: Buka Expo Pospenas IX Solo, Eny Retno: Kemenag Bakal Permudah Sertifikasi Halal UMKM se-Indonesia

Baca juga: Resmikan The Gade Creative Lounge di Undip, Pegadaian Fasilitasi Ruang Kreatif Mahasiswa

Topik yang diangkat berfokus pada perkembangan industri halal di Jepang, dinamika standar halal yang tengah berkembang, serta tantangan dan peluang halal di kancah global.

Kegiatan ini diikuti secara aktif oleh mahasiswa, dosen, dan peneliti yang memiliki minat dalam pengembangan ekonomi Islam dan studi halal. 

Dalam forum ilmiah ini, peserta diajak untuk memahami dinamika regulasi, peluang, serta tantangan dalam mengimplementasikan prinsip halal di negara-negara dengan populasi Muslim yang relatif kecil.

Kuliah umum ini juga menjadi ruang diskusi untuk memperluas wawasan mahasiswa, dosen, dan masyarakat tentang urgensi halal sebagai bagian dari ekonomi global yang inklusif.

“Halal harus bisa lebih inklusif membantu masyarakat Muslim, khususnya di negara-negara minoritas seperti Jepang. Tantangannya yang kompleks masih banyak dan perlu perbaikan-perbaikan, terutama dalam fleksibilitas fatwa,” ujar Prof Satomi.

Ketua Program Studi Ekonomi Islam FEB Undip, Ariza Fuadi, menegaskan bahwa program Visiting Lecture ini merupakan inisiatif strategis untuk memperkuat visi internasionalisasi prodi sekaligus memperkaya wawasan akademik mahasiswa.

“Kami ingin memberikan pengalaman belajar yang lebih luas dengan menghadirkan langsung pakar internasional di bidang halal studies."

"Kehadiran Prof Satomi Ogata bukan hanya memperluas perspektif mahasiswa, tetapi juga membuka peluang kolaborasi riset dan jejaring akademik lintas negara,” ujarnya.

Melalui program ini, Prodi Ekonomi Islam FEB Undip meneguhkan komitmennya untuk menjadi pusat pengembangan ilmu ekonomi Islam dan halal studies yang berdaya saing internasional.

Tidak hanya memperkuat kapasitas akademik internal, tetapi juga membuka ruang kontribusi dalam wacana halal global yang semakin strategis bagi perekonomian dunia. (arl)

Sumber: TribunMuria.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved