Kasus Inses Purwokerto

Temuan 4 Kerangka Bayi di Banyumas Perkuat Dugaan Hubungan Inses Bapak dan Anak Kandung

 Satreskrim Polresta Banyumas telah menangkap ayah dari E terduga pemilik empat kerangka bayi di Kelurahan Tanjung, Purwokerto Selatan

|
Tribunmuria.com/Permata Putra Sejati
Tim Kepolisian saat mengevakuasi tulang belulang dan mengidentifikasi bahwa tulang belulang yang ditemukan di Kelurahan Tanjung RT 1 RW 4, Kecamatan Purwokerto Selatan, adalah tulang bayi, Kamis (15/6/2023).  

TRIBUNMURIA.COM, PURWOKERTO - Satreskrim Polresta Banyumas telah menangkap ayah dari E terduga pemilik empat kerangka bayi di RT 1 RW 4 Kelurahan Tanjung, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas

Kasat Reskrim, Kompol Agus Supriadi mengatakan pihaknya berhasil mengamankan bapak dari wanita berinisial E tersebut, Sabtu (24/6/2023) malam. 

"Ditangkap masih di Kabupaten Banyumas, tetapi saat ini masih kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Minggu (25/6/2023).

Baca juga: Kasus Inses Bapak dan Putri Kandung di Banyumas, Lelaki Ini Ditangkap, Terkait 4 Kerangka Bayi

Baca juga: Fakta Temuan 4 Kerangka Bayi di Purwokerto, Jejak Inses Bapak dan Putri Kandung, 1 Orang Ditangkap

Indikasi kerangka-kerangka bayi tersebut adalah hubungan inses bapak dan putri kandung di Banyumas semakin menguat.

Banyak yang memunculkan dugaan adanya hubungan inses antara bapak dan wanita berinisial E. 

"Ada indikasi ke sana, tetapi kita harus lakukan pemeriksaan lebih lanjut lagi. Kita masih kembangkan saat ini," jelasnya.

Baca juga: Temuan Kerangka Bayi di Lahan Kosong di Tanjung Banyumas, Ketua RT: Dulu Dihuni Bapak dan Anak

Beberapa ibu rumah tangga (IRT) yang tinggal tak jauh dari lokasi penemuan empat kerangka tersebut mengaku sempat melihat E mengandung.

Kandungan itu diduga hubungan gelap alis inses bapak dan anak yang kejadiannya sekitar 12 tahun lalu. 

Menurut pemilik tanah tempat ditemukannya kerangka bayi, Prasetyo Tomo (42) mengaku bapak dari E masih memiliki hubungan saudara dengannya.

Keluarga itu juga sempat tinggal di sebuah gubug di tanah miliknya. 

"Waktu ketemu ada kerangka ini, dia katanya sedang mancing di seberang sungai. Kemudian pergi pas tanya warga ada ramai-ramai apa," jelasnya. (jti) 

 

Sumber: TribunMuria.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved