Minggu, 12 April 2026

Ekonomi Bisnis

Pertumbuhan Kredit Usaha UMKM Kudus Tumbuh 26 Persen

Kepala Cabang Bank Mandiri Kudus, Bagus Saloko Koessoemadiyo mengatakan, kredit usaha dari pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Kudu

Penulis: Saiful MaSum | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Pengunjung sedang membeli proudk UMKM dalam kegiatan bazar di Kabupaten Kudus, Jumat (17/3/2023). 

TRIBUNMURIA.COM, KUDUS - Kepala Cabang Bank Mandiri Kudus, Bagus Saloko Koessoemadiyo mengatakan, kredit usaha dari pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Kudus tumbuh 26 persen. 

Jumlah ini tercapai pada 2022 lalu, dibandingkan dengan satu tahun sebelumnya.

Dia menjelaskan, pertumbuhan kredit usaha ini menunjukkan bahwa perekonomian UMKM di Kota Kretek juga mengalami pertumbuhan.

Sebuah tren positif di mana UMKM didapuk menjadi ujung tombak pergerakan ekonomi daerah. Yaitu sebagai motor penggerak perekonomian masyarakat. 

"Peran kami di sini merupakan salah satu dari bagian kesuksesan UMKM, yang mana jadi penopang pertumbuhan ekonomi. Di mana ada pertumbuhan 26 persen di sektor pembiayaan usaha kecil dan menengah tahun 2022," terangnya, Jumat (17/3/2023).

Baca juga: Jumlah Pengusaha UMKM Kudus Capai 27.200 Orang, Didominasi Usaha Kuliner

Baca juga: Pelaku UMKM Kudus Ingin Produknya Masuk Toko Modern Berjejaring? Hartopo: Tingkatkan Kualitasnya

Baca juga: Cara AHY Promosikan Produk UMKM Kudus, Menghadap ke Kamera Ajak Masyarakat Beli Produk

Bagus menyampaikan, saat ini ada sekitar 6.800 UMKM dari total 17 ribuan pelaku UMKM yang sudah dibantu pembiayaan oleh Bank Mandiri.

Baik dalam bentuk kredit usaha rakyat (KUR) maupun kredit usaha mikro. 

"Kita support pengembangan usaha UMKM. Peran kami bagaimana Kudus dari sisi perekonomian tumbuh lewat sektor industri dan UMKM. Sehingga, keberadaan perbankan dapat merepresentasikan program kemajuan UMKM," ujarnya. 

Dia menyebut, saat ini suku bunga KUR Bank Mandiri berkisar di antara 6-9 persen berjenjang.

Dipengaruhi pernah atau tidaknya nasabah mengambil dana KUR.

Sementara kredit usaha mikro, suku bunga yang diberikan mulai dari 0,97 persen.

Bagi nasabah lama bisa mendapatkan promo top up sehingga mendapatkan potongan suku bunga menjadi 0,76 prsen. Dengan limit nominal kredit usaha Rp 10 juta - Rp 500 juta. 

"Tantangan kami di UMKM sangat luas. Kami terus berupaya melakukan program-program untuk membantu pertumbuhan ekonomi UMKM, utamanya mengangkat sektor produk unggulan di Kabupaten Kudus," tutur Bagus. (Sam)
 

Sumber: TribunMuria.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved