Viral
Pasien di Banyumas Diduga Tak Peroleh Pelayanan Maksimal di RS Trending di Twitter, Begini Ceritanya
Akun twitter bernama @meysetiawati membagikan sebuah cerita dan pengalamannya saat merawat adiknya yang terbaring sakit.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Muhammad Olies
Nafasnya pun masih tersendat-sendat," terangnya dalam postingan twitter.
Karena ragu dengan kondisi yang dilihat keluarga belum benar-benar pulih, keluarga menanyakan ke dokter saraf yang menangani.
"Kami menanyakan pada dokter mengenai isu kepulangan Geta, dokter saraf menjawab:
"Kesehatannya mulai stabil, tinggal menunggu dokter paru," tambahnya dalam cuitan twitter.
Di hari ke 6, dokter paru didampingi perawat datang ke ruang Cendrawasih mengecek keadaan Geta yang akan pulang.
Dokter langsung mengajarkan treatment perawatan di rumah nanti.
Padahal pihak keluarga masih ragu membawanya pulang dengan keadaan seperti itu.
Pada Jumat (3/3/2023) Geta dinyatakan tetap harus pulang.
Hanya selang NGT yang masih terpasang, kateter dilepas, infus dilepas.
Lagi-lagi hanya matanya yang bergerak.
Keluarga masih terkejut dengan pernyataan dokter dan staf RSUD A.
"Keluarga bingung, apa bisa keluarga bisa merawat Geta dengan keadaan tersebut
Keluarga ingin Geta masih dirawat di RSUD supaya bisa dikontrol secara medis.
Baca juga: RS Sarkies ‘Aisyiyah Kudus Segera Buka, Ada Fasilitas Kolam Hidroterapi
Tapi RSUD menolak dengan alasan dokter sudah menyatakan Geta membaik dan bisa dirawat di rumah," ungkapnya dalam postingan.
Keluarga mendesak pihak RSUD membuat rujukan ke salah satu rumah sakit besar RSUD M di Kota Purwokerto.
Sayangnya keluarga mendapat respon yang membingungkan karena RSUD A tempat Geta dirawat menolak membuat rujukan dengan alasan tertentu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/awati-yang-me.jpg)