Selasa, 19 Mei 2026

Berita Sragen

Belasan Ribu Warga Sragen Terdampak Banjir, Rendam Rumah, Sawah hingga Sekolahan

Sekitar 3.690 KK dengan 11.185 jiwa di Sragen terdampak banjir yang melanda delapan kecamatan. Angka itu merupakan hasil pendataan pada Kamis malam.

Tayang:
Istimewa/PMI Sragen
Sejumlah warga Dukuh Newung, Desa Sribit, Kecamatan Sidoharjo, Sragen ketika dievakuasi tim relawan, Kamis (2/3/2023) 

TRIBUNMURIA.COM, SRAGEN – Sekitar 3.690 KK dengan 11.185 jiwa di Sragen terdampak banjir yang melanda delapan kecamatan.

Angka itu merupakan hasil pendataan pada Kamis (2/3/2023) pukul 19.30 WIB.

Selain merendam 995 unit rumah warga, banjir yang melanda 16 desa itu juga merendam 10 unit fasilitas pendidikan atau sekolah. Dua fasilitas kesehatan juga terendam.

Tidak hanya itu, Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen mencatat ada 16 unit masjid terendam, 10 jembatan jalan kampung terendam, 40 pertokoan terendam dan kurang lebih 1.203 hektar sawah terendam.

Ke delapan kecamatan yang terdampak diantaranya, Kecamatan Sragen, Sidoharjo, Masaran, Tanon, Plupuh, Gesi, Sukodono dan Kecamatan Jenar.

Ketua pelaksana BPBD Sragen, Agus Cahyono menyampaikan ketinggian air setiap wilayah berbeda-beda.

Mulai dari 20 sentimeter hingga 100 sentimeter.

Agus menyebut debit air paling tinggi melanda Desa Tangkil, Kecamatan Sragen yakni mencapai satu meter. Banjir ini dirasakan 277 KK dengan 1.256 jiwa.

Ketinggian air di jalan ataupun di rumah berkisar 50 cm - 100 cm. Area persawahan yang tergenang kurang lebih 80 hektar. Tim relawan juga mengevakuasi satu korban tersengat listrik dan sejumlah lansia.

"Ada satu orang tersengat listrik dan empat lansia dievakuasi. Keempat lansia dievakuasi ke Posko Pengungsian Rumah Kepala Desa Tangkil," kata Agus kepada Tribunjateng.com.

Baca juga: Sudah Dua Bulan Terendam Banjir, Warga Krajan Mohon Pemerintah Segera Normalisasi Sungai Juwana

Baca juga: Solo Diterjang Banjir, Pakar Lingkungan UNS: Terjadi Karena Kebijakan yang Tumpang Tindih

Baca juga: BBM Bersubsidi di Sragen dan Kebumen Diselewengkan, Diduga Libatkan Pengusaha SPBU

Agus melanjutkan hujan deras telah mengguyur wilayah Soloraya sejak Rabu (1/3) siang. Hal ini mengakibatkan sungai meluap menggenangi sepanjang daerah perkampungan yang berada di bantaran aliran Sungai Bengawan Solo.

Ia melanjutkan banjir saat ini cenderung mengalami kenaikan. Mengantisipasi banjir ini, pihaknya telah menyiapkan Pos Siaga Luapan DAS Bengawan Solo.

Pos ini berada di Newung - Pandak - Sribit Kecamatan Sidoharjo dengan kesiapan berupa dua LCR BPBD, ambulans SAR PSHT dengan status banjir landai.

Pos selanjutnya di Gabusan, Tangkil, Kec. Sragen dengan armada SAR Himalawu 2 LCR, armada SAR BMI dengan status wilayah banjir meningkat.

Pos ketiga di Masjid Tenggak Kecamatan Sidoharjo dengan armada ambulan LPBI NU dengan status banjir saat ini berangsur surut.

Sumber: TribunMuria.com
Halaman 1/2
Tags
Agus
Sragen
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved