Berita Jateng
Sara, Gadis Asal Jepang, Menyusuri Jalanan Semarang, Prihatin Banyak Kucing Liar Tak Terurus
Kota Semarang menjadi rujukan bagi relawan asal Jepang untuk belajar kondisi kucing jalanan. Mereka menilai kucing jalanan kurang perhatian.
Penulis: Iwan Arifianto | Editor: Moch Anhar
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengalaman kepada relawan Indonesia dan asing akan kenyataan kehidupan kucing liar di indonesia.
"Kenyataannya kucing liar masih rentan terhadap penyiksaan dan minim perhatian dari masyarakat dan pemerintah," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (2/9/2022).
Selain itu, Great dan Star Paws berkeinginan adanya kolaborasi dengan relawan asing, akan semakin mendongkrak penyebarluasan isu perlindungan hewan liar khususnya kucing jalanan.
Baca juga: Nelayan Jepara Kesulitan Solar, Macet di Demak Disebut Biang Keterlambatan Pengiriman Pasokan
Keterlibatan relawan asing diharapkan memberikan warna yang berbeda dalam kegiatan street feeding yang selama ini baru dijalankan oleh warga lokal saja.
Harapannya, tentu saja agar bisa memberikan kesempatan lebih besar kepada hewan liar untuk hidup lebih baik dan terhindar dari siksaan oknum manusia.
"Dengan semakin banyaknya orang yang terinspirasi dan mulai melakukan street feeding di lingkungan masing masing, maka keselarasan hidup antar makhluk niscaya akan menjadi lebih baik," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/warga-Jepang-29-1.jpg)