Berita Pati

10 Hari Jelang Purnatugas dari Bupati Pati, Haryanto Dilantik Jadi Ketua IPHI: Saya akan Amanah

Bupati Pati Haryanto akan purnatugas pada 10 hari mendatang. Sebelum purnatugas sebagai Bupati Pati, Haryanto dilanti sebagai Ketua IPHI Pati

TribunMuria.com/Mazka Hauzan Naufal
Sepuluh hari jelang purnatugas sebagai Bupati Pati, Haryanto dilantik menjadi Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Pati masa khidmat 2022-2027, Jumat (12/8/2022). 

Haryanto juga memohon doa dan dukungan terkait masa jabatannya sebagai bupati yang akan segera habis.

"Mohon doa dan dukungan, saya purna 22 Agustus. Tinggal beberapa hari. Tapi saya tidak pamit, hanya mengabari."

"Karena kalau pamit artinya saya keluar dari Pati. Saya akan kembali ke desa saya, di Raci Kecamatan Batangan," ujar Haryanto.

Ia mengatakan, ketika tumbuh di kampung halamannya, sejak kecil ia tidak pernah bercita-cita jadi bupati.

"Ini anugerah dari Allah, takdir yang menentukan, saya jadi bupati 10 tahun. Waktu kecil tidak pernah mencita-citakan jadi bupati," kata dia.

Sebelum menjadi politisi dan terpilih jadi bupati dua periode, lanjut Haryanto, pihaknya juga pernah mengabdi sebagai birokrat di pemerintahan selama 22 tahun.

"Artinya saya mengabdi di pemerintahan 32 tahun. 22 tahun di birokrat dan 10 tahun di politik. (Selama itu) saya selalu sesuai rel. Sudah cukup menurut saya untuk mengemban amanah ini," tandas dia.

Akhirnya, Haryanto meminta doa dan dukungan semua pihak agar bisa mengemban amanah sebagai Ketua IPHI Pati selama lima tahun mendatang sebaik mungkin.

Kepala Kantor Kementerian Agama Pati, Ali Arifin, menyebut bahwa masa tunggu keberangkatan haji di Jawa Tengah saat ini memang rata-rata sudah mencapai 32 tahun. Di luar Jawa bahkan ada yang mencapai 40 tahun.

Hal ini menunjukkan betapa tingginya semangat keberagamaan masyarakat Islam di Indonesia.

Namun, menurutnya yang tak kalah penting ialah menjaga kemabruran setelah haji.

"Sulit menjaga kemabruran. Pascahaji, bagaimana kebiasaan beribadah dalam wujud hablumminallah dan hablumminannas, kesolehan pribadi dan sosial bisa terjaga," ujar dia.

Menurut Ali, dalam hal inilah organisasi IPHI mesti mengambil peran.

"Kami ucapkan selamat pada bapak-ibu. Kewajiban kita bagaimana bekal yang didapat di Mekah dan Madinah terjalin setelah haji," ujar dia.

Ia berharap, dengan menjaga kemabruran haji, umat Islam Indonesia bisa menjadi contoh bagi umat Islam di luar.

Halaman
123
Sumber: TribunMuria.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved