Kuliner Khas Daerah
Cendol Panjunan, Minuman Khas Jepara yang Segar, Bisa Ditebus Rp3.500 Per Porsi di Lapak Mbak Tun
kuliner khas jepara minuman khas jepara cendol nganjunan atau cendol panjunan seharga rp3.500 bisa didapatkan di lapak milik Solikatun Desa Purwogondo
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: Yayan Isro Roziki
TRIBUNMURIA.COM, JEPARA - Kabupaten Jepara mempunyai berbagai kuliner khas, satu di antaranya yang patut dicoba adalah Cendol Panjunan.
Kuliner khas Jepara ini juga dikenal dengan nama Cendol Nganjun. Rasanya manis dan segar.
Cendol Panjunan atau Cendol Nganjun ini di antaranya bisa didapatkan di lapak milik Solikatun, di Desa Purwogondo, Kecamatan Kalinyamatan.
Solikatun menceritakan, sudah puluhan tahun keluarganya hidup bergantung dari berjualan Cendol Panjunan.
Resep Cendol Nganjun ini bermula dari kreasi kakek dan neneknya.
Kemudian resep Cendol Panjunan itu diturunkan kepada bapaknya.
Setelah 20 tahun lebih setelah si bapak berjualan Cendol Panjunan, Solikatun kemudian meneruskan bisnis kuliner Cendol Nganjun ini.
"Sebelum berjualan di sini, bapak jualnya keliling. Lalu menetap jualan di bawah pohon randu situ," kata Mbak Tun --sapaan Solikatun--, kepada tribunmuria.com, beberapa waktu lalu.
Dari pohon randu itu kemudian pindah di satu ruko di Purwogondo.
Dia mengeklaim Cendol Panjunan itu khas dari Jepara.
Sebab, menurutnya, Cendol Nganjun beda dari cendol lain.
Diterangkannya, yang membedakan adalah cendolnya tidak memakai pewarna.
"Bahananya pati, gula jawa, dan kelapa," tuturnya.
Menurutnya, karena kekhasan tersebut, Cendol Nganju setiap hari selalu diserbu pelanggan.
Satu bungkus atau semangkok Cendol Panjunan dijual seharga Rp3.500.
Tentu ini tidak memberatkan calon pelanggan untuk merogoh koceknya.
"Setiap hari bisa jual 300 bungkus," terangnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/cendol-nganjun-cendol-panjunan-minuman-khas-kuliner-khas-jepara.jpg)