Berita Blora

Miliki Manajemen Pelayanan Terbaik di Dunia, Blora Belajar ke RSUD dr Iskak Tulungagung

Blora belajar ke RSUD dr Iskak, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur yang nota bene memiliki manajemen pelayanan terbaik di dunia.

Penulis: Ahmad Mustakim | Editor: Moch Anhar
Dokumentasi Humas Setda Blora 
Bertekad ingin memaksimalkan layanan RSUD, Blora belajar ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Iskak, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (28/7/2022).  

Pasien yang datang bisa melakukan pendaftaran melalui dua sistem, yakni secara manual di loket ataupun menggunakan komputer yang telah disediakan.
 
Sementara itu, TEMS atau PSC (Public Service Center) 199, merupakan layanan yang terintegrasi dengan berbagai instansi kedaruratan yang lain seperti kepolisian, damkar hingga kesehatan.
 
"Masyarakat yang membutuhkan layanan darurat cukup menelepon 199. Layanan tersebut terpantau secara online dari server kami yang dijaga 24 jam oleh dokter, perawat, dan teknisi," terangnya. 

"Sehingga orang yang ada di lapangan bisa dipandu secara online untuk memberikan pertolongan pertama sambil menunggu datangnya petugas medis dan ambulance," ungkapnya.
 
Tak hanya itu, rumah sakit plat merah tersebut juga memiliki program Layanan Syndroma Koronaria Akut Tertintegrasi (Laskar). 

Program ini dinilai cukup berhasil untuk menekan angka kematian akibat jantung koroner.
 
"Laskar itu mampu mengurangi risiko kematian hingga 50 persen akibat jantung koroner. Ini didasarkan dengan data layanan sebelum program dijalankan," kata Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung, Supriyanto.
 
"Kami juga punya IGD terbesar se-Indonesia yang mampu menampung pasien hingga 170 pasien. Kami ini bukan unggul dari segi bangunan yang megah, namun unggul dari segi value," tambahnya.
 
Ditegaskannya, Puskesmas di Kabupaten Tulungagung diberikan tugas untuk semaksimalnya mungkin mencegah jangan sampai masyarakat dirawat ke RSUD. RSUD hanya untuk penanganan yang parah saja.
 
"Sebisa mungkin jangan sampai ada pasien membeludak di RSUD. Kami juga bekerjasama dengan seluruh RS swasta. InsyaAllah kami siap membantu Pak Bupati untuk meningkatkan pelayanan kesehatan Blora. Sistem yang kita punya bisa diboyong, direplikasi," tambahnya.
 
Menurutnya, sudah banyak sekali RSUD dari berbagai Kabupaten Kota se -Indonesia yang datang melakukan studi ke Tulungagung ini. 

Namun tidak semuanya berhasil meniru dan menerapkan di daerah masing-masing.
 
"Paling yang berhasil sekitar 10 persen. Karena yang kami bangun ini sistem, kalau hanya dicuplik-cuplik ya eman. Tapi saya yakin dengan kepemimpinan Pak Bupati Arief ini Blora pasti bisa," pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Puskesmas Kunduran, Catur Hendro Yunianto, menyatakan siap untuk melaksanakan transfer sistem manajemen yang ada di RSUD dr. Iskak Tulungagung.

Baca juga: Percobaan Penculikan Siswa SD di Kota Salatiga, Dibonceng Orang tak Dikenal, Ini Penjelasan Kapolres

Baca juga: Ihwal Verifikasi Faktual Parpol Calon Peserta Pemilu 2024, KPU Kudus: Masih Menunggu Teknisnya

"Banyak inovasi yang dilaksanakan disini. Saya berharap sepulang dari sini, akan ada tindak lanjut secara konkret. Kita siap untuk melaksanakan sistem yang telah ada disini," ucapnya. 

"Semoga segera ada kerjasama antara Pak Bupati dengan Tulungagung sebagai dasar duplikasi sistemnya, sekalian menyusun regulasinya," ujarnya. 

Adapun Bupati Blora Arief Rohman, dan rombongan diterima oleh Sekda Tulungagung Drs Sukaji dan Direktur Utama RSUD dr Iskak Tulungagung, dr Supriyanto Dharmoredjo.

Bupati dan rombongan diajak keliling melihat sejumlah fasilitas yang dimiliki RSUD dr Iskak.

Mulai sistem Public Safety Center (PSC) 119 yang terpusat dan terkoneksi secara digital dengan seluruh layanan serta SDM kesehatan se Kabupaten Tulungagung. 

Hingga meninjau kondisi poliklinik, UGD, dan melihat jumlah dokter spesialis yang ada di RSUD tipe B ini. (*) 

Sumber: TribunMuria.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved