Berita Semarang
Kasus Pelecehan Seksual di Sragen Jadi Perhatian Kapolres AKBP Pitter
Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak yang sedang ditangani Polres Sragen saat ini menjadi perhatian Kapolres yang baru, AKBP Pitter Yanottama.
Penulis: Khoirul Muzaki | Editor: Moch Anhar
TRIBUNMURIA.COM, SRAGEN - Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak yang sedang ditangani Polres Sragen saat ini menjadi perhatian Kapolres yang baru, AKBP Pitter Yanottama.
Mantan Kapolres Kebumen itu resmi menjabat Kapolres Sragen, Minggu (15/5/2022) menggantikan AKBP Yuswanto Ardi.
Sewaktu bertugas di Polda Metro Jaya, AKBP Pitter fokus menangani kasus yang berhubungan dengan kejahatan terhadap perempuan serta anak di bawah umur.
Baca juga: Satresnarkoba Polres Blora Stop Truk Pembawa Ribuan Botol Miras Arak Jawa
Baca juga: Peringati Haul Habib Thoha, Wali Kota Hendi Komitmen Bangun Wisata Religi Kota Semarang
Baca juga: Tersandung Kasus Penyelewengan Dana PNBP, Begini Kondisi Sepasang Oknum Polisi Di Rutan II Blora
Ini jadi modal penting baginya untuk menangani kasus serupa di wilayah kerjanya.
Ia pun mengaku sudah mengetahui ada kasus dugaan pelecehan seksual di Sragen yang sampai saat belum tuntas.
Ia akan segera berkoordinasi dengan Unit Reskrim untuk mendalami perkara itu.
"Segera kita kumpulkan Reskrim untuk melihat faktanya, pembuktiannya. Coba diskusikan untuk ambil langkah lain, " katanya, Senin (17/5/2022)
AKBP Pitter masih akan beradaptasi dengan iklim kerja di Sragen. Ia menilai, Kabupaten Sragen tentu berbeda kondisinya dengan Kabupaten Kebumen, tempat ia bertugas sebelumnya.
Secara geografis, Sragen berada di daerah tengah. Beda dengan Kabumen yang masuk wilayah Kedu di pesisir pantai.
Kondisi dinamika masyarakatnya tentunya berbeda. Tingkat kerawanan atau potensi Kamtibmas juga pastinya berbeda.
Terlebih Sragen masuk wilayah Solo Raya dengan kondisi masyarakat yang sangat dinamis.
Baca juga: Jelang Berangkat, 605 Calon Jemaah Haji Asal Kudus Ikuti Suntik Vaksin Meningitis
Baca juga: PT KAI Bongkar Rumahnya, Sugiyarta Kutip Majelis Hakim Bilang Perbuatan Melawan Hukum
Ia pun mengaku sudah meminta petunjuk dan arahan dari Kapolres Sragen sebelumnya, AKBP Yuswanto Ardi terkait langkah-langkah yang sudah dilakukannya selama bertugas di Sragen.
Di antara yang patut jadi perhatian adalah banyaknya perguruan silat di Kabupaten Sragen.
Banyaknya kelompok silat itu perlu dikelola dengan baik agar situasi kamtibmas tetap terjaga. (*)
"Bagaimana kami mampu komunikasi dengan rekan silat, komunikasi Forkopimda untuk kamtibmas. Kami sudah mencatat, secepatnya pelajari untuk bisa siapkan langkah antisipasi, " katanya