Berita Demak

Peringati Hari Jadi ke-519 Demak, Bupati Eisti Ziarah ke Makam Raden Patah dan Sunan Kalijaga

Bupati Demak, Eisti’anah, bersama rombongannya berziarah ke dua makam tokoh kenamaan di Kabupaten Demak, Senin (28/3/2022) hari ini.

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: Moch Anhar
TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV PRADANA
Bupati Demak, Eisti’anah, berziarah di makam-makam para pemimpin Demak terdahulu di komplek Masjid Agung Demak, Kabupaten Demak, Senin (28/3/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Bupati Demak, Eisti’anah, bersama rombongannya berziarah ke dua makam tokoh kenamaan di Kabupaten Demak, Senin (28/3/2022) hari ini.

Dua makam tokoh yang dikunjungi yakni Makam Raden Patah di area Masjid Agung Demak dan Makam Sunan Kalijaga di Kadilangu.

Raden Patah merupakan pendiri atau raja pertama Kesultanan Demak sejak tahun 1478/1500 hingga 1518.

Baca juga: Pimpin Laskar Saridin Promosi ke Liga 2, Joni Kurnianto Terpilih Jadi Ketum Persipa Pati Definitif

Baca juga: Porprov Jateng Mundur Pada 2023, Stadion Joyokusumo Pati Jadi Venue Seremoni Pembukaan dan Penutupan

Baca juga: Gelar Pilkades Serentak 8 Desa di Kudus, Pemkab: Laporkan Saja Bila Temui Politik Uang

Sementara itu, Sunan Kalijaga merupakan seorang tokoh Walisongo yang dikenal dengan kemampuannya menyebarkan pengaruh Islam ke dalam tradisi dan budaya Jawa pada sekitar abad ke-14 dan 15.

Peristiwa ziarahnya Eisti, sapaan akrab Bupati Demak, ke dua makam tersebut adalah bagian dari Peringatan Hari Jadi ke-519 Kabupaten Demak yang jatuh pada hari ini juga.

Sebelum berziarah, orang nomor wahid di Kota Wali tersebut melaksanakan upacara peringatan di Pendopo Satya Bhakti Praja Kantor Bupati Demak.

Rintik-rintik hujan mewarnai pelaksanaan upacara pada momentum bersejarah itu.

“Karena cuaca tidak memungkinkan kita pindah ke Pendopo.

Kemudian kita lanjut berziarah ke pendiri atau pentolan pertama kerajaan Demak dan ke makam Mbah Sunan Kalijaga.

Pada intinya kita melestarikan budaya dan berdoa kepada Allah SWT melalui beliau-beliau wali Allah SWT yang dekat dengan Allah SWT untuk menjadikan Demak lebih berkah,” ungkapnya ketika ditemui Tribunjateng.com di area Makam Raden Patah.

Ia mengatakan bahwa pelaksanaan ziarah merupakan tradisi yang telah dilakukan para pemimpin-pemimpin di Demak tiap tahun sejak dahulu.

Momentum hari jadi tersebut membuat Eisti mengatakan bahwa dirinya merefleksikan bagaimana hadirnya pandemi Covid-19 yang masih menjadi permasalahan utama saat ini.

Ia mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya memulihkan ekonomi dan meramu strategi untuk mengatasi permasalahan rob di wilayah pesisir, seperti di Sayung, Karangtengah, Bonang dan Wedung.

Baca juga: Dua Sejoli Boncengan di Demak Dihadang Begal Bersenjata Tajam, Motor Scoopy Korban Dirampas

Baca juga: Preman Minta Maaf usai Usir Wisatawan yang Order Ojol di Lingkungan Stasiun Poncol Semarang

Baca juga: 4 Atlet BMX Asal Jepara Berhasil Raih Juara di Kejurnas

Seusai berziarah, Bupati Demak kembali ke Pendopo Satya Bhakti Praja untuk melaksanakan tasyakuran dan doa bersama, ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh dirinya sendiri dan diserahkan oleh Plt Asisten Ekonomi Pembangunan, Heru Asianto.

Seluruh rangkaian puncak acara Peringatan Hari Jadi yang dilaksanakan hari ini tersebut juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Dinkominfo Demak, sehingga masyarakat umum dapat mengikuti prosesi kegiatan dari tempatnya masing-masing. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved