Berita Blora

Kriuk! Sensasi Nikmatnya Kerupuk Sambel Goreng Pasir dan Cemeding, Kuliner Khas Pedesaan Blora

Kriuk! Sensasi Gurih Kerupuk Sambel Goreng Pasir dan Cemeding, Kuliner Khas Pedesaan Blora

Penulis: Ahmad Mustakim | Editor: Yayan Isro Roziki
TribunMuria.com/Ahmad Mustakim
Sutirah dan anaknya Murni sedang menggoreng kerupuk dengan pasir di rumahnya di Dukuh Greneng, Desa Tunjungan, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Selasa (15/2/2022). 

TRIBUNMURIA.COM, BLORA – Kuliner khas Kerupuk Sambel dan Cemeding tidak asing di telinga masyarakat Kabupaten Blora.

Apalagi bagi mereka yang hidup di pedesaan. 

Kerupuk sambel dan cemeding atau akrab disebut pecel, --misalnya-- dapat dijumpai di Dukuh Greneng, Desa Tunjungan, Kecamatan Tunjungan.

Baca juga: Sensasi Pedas Lontong Mbelyer 36 Blora, Kreasi Polwan Cantik, Bisa Request hingga 30 Cabai Setan

Baca juga: Ungker, Kepompong Ulat Jati Kuliner Ekstrim Khas Blora, Murmer Rp10.000 Per Ons, Berani Coba?

Baca juga: Menikmati Ayam Bakar Mak Gogok di Blora, Kuliner Legendaris Berawal dari Centong Kayu

Kerupuk sambel adalah kerupuk yang digoreng menggunakan pasir yang biasa dipakai sebagai bahan bangunan. 

Pedagang Kerupuk Sambel, Sutirah (67) mengungkapkan sebelum berjualan kerupuk sambel, dirinya berjualan sayuran. 

"Dulu jualan sayur, lontong kalau pas ada ketoprak (seni pertunjukan tradisional, red)," ucapnya, Selasa (15/2/2022). 

Sutirah menggeluti pekerjaan ini lebih dari 20 tahun.

"Anak saya dulu masih kecil-kecil," ujarnya. 

Perempuan kelahiran 1955 ini menerangkan bagaimana cara membuat kerupuk sambel. 

"Pertama kali buat api dulu, terus ngasih pasir di wajan (dari tanah), dipanaskan, kemudian jika udah panas, kerupuknya dimasukkan dan digoreng dibolak balik," terangnya. 

kerupuk pasir blora-2
Sutirah sedang menggoreng kerupuk dengan pasir di rumahnya di Dukuh Greneng, Desa Tunjungan, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Selasa (15/2/2022).

Sutirah mengaku membuat kerupuk sambel ini dulunya coba-coba. 

"Dulu belajar melihat orang dari Desa Pengkolrejo, Kecamatan Japah," ungkapnya. 

Didampingi anaknya, Murni dirinya menggoreng kerupuk dengan pasir tersebut. 

"Kerupuknya sendiri dari tepung pati, beli di pasar."

Halaman
12
Sumber: TribunMuria.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved