Pilkada 2024
Bangun Rumah Sakit di Lereng Muria dan Lanjutkan Program HKGS, Hartopo-Mawahib Gelar Sosialisasi
Bangun rumah sakit di Lereng Muria & lanjutkan program Honorarium Kesejahteraan Guru Swasta (HKGS), program unggulan Hartopo-Mawahib di Pilkada Kudus.
Penulis: Saiful MaSum | Editor: Yayan Isro Roziki
TRIBUNMURIA.COM, KUDUS - Pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Kudus Hartopo-Mawahib mulai menggelorakan janji-janji politik ketika nantinya terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Kudus periode 2024-2029.
Satu di antara janji politik Paslon yang diusung Partai Gerindra, Golkar, Demokrat, PSI, Perindo, Gelora Indonesia, PBB, Partai Buruh, dan Partai Garuda adalah melanjutkan program Honorarium Kesejahteraan Guru Swasta Rp 1 juta per bulan.
Program tersebut merupakan janji politik M Tamzil dan Hartopo ketika berhasil memenangkan Pilkada Kudus 2018 lalu.
Baca juga: Kuda Putih, Kelompok Relawan Muda Deklarasi Dukung Hartopo-Mawahib dalam Pilkada Kudus 2024
Baca juga: SAH! Gerindra Usung Pasangan Hartopo-Mawahib di Pilkada Kudus 2024, tapi Masih Belum Cukup Kursi
Program Tunjangan Kesejahteraan Guru Swasta (TKGS) yang berubah nama menjadi Honorarium Kesejahteraan Guru Swasta (HKGS), sudah berjalan ketika Hartopo dilantik menjadi bupati Kudus menggantikan M Tamzil yang tersandung kasus jual beli jabatan.
Kini program HKGS bakal dilanjutkan oleh Paslon Hartopo-Mawahib menuju Pilkada Kudus 2024.
Pasangan calon (Paslon) yang mengusung tagline "Kudus Maju Berkah" itu menggelar Silaturrahim dan Sosialisasi Program Hartopo-Mawahib bersama perwakilan Badko TPQ, Forum Peduli Pendidikan Madrasah Swasta (FPPMS), dan Forum Komunikasi Diniyah Taklimiyah (FKDT).
Selanjutnya, Forum Komunikasi Wiyata Bhakti (FKWB), Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu), perwakilan Pondok Pesantren (Ponpes), dan Robithoh Ma'ahid Islamiyah (RMI) NU Kabupaten Kudus, Jumat (6/9/2024) di aula Kampus B Poltekun Kudus.
Hartopo mengatakan, sosialisasi program HKGS kali ini juga mempertegas dukungan melalui deklarasi unsur terlibat untuk mendukung Hartopo-Mawahib agar memenangkan kontestasi Pilkada Kudus 2024.
Pihaknya berkomitmen melanjutkan program HKGS dengan menyasar guru swasta, guru Madin, juga tenaga pendidik dan kependidikan yang membutuhkan tambahan kesejahteraan.
Hartopo juga berencana menginventarisasi masyarakat Kudus yang nantinya bisa masuk sebagai penerima manfaat HKGS, meskipun segala sesuatunya tetap mempertimbangkan kemampuan APBD Kabupaten Kudus.
"Nantinya kami lihat sumber APBD Kudus dan peruntukannya. Yang jelas komitmen melanjutkan program HKGS untuk kesejahteraan masyarakat Kudus," terangnya.
Hartopo sebagai petahana memastikan bahwa timnya sudah terbentuk dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa untuk bergerak memenangkan Hartopo-Mawahib.
Dia mengimbau agar pendukungnya melakukan sosialisasi program secara santun, tidak perlu membalas hal yang negatif dengan perilaku yang buruk.
Sementara itu, Mawahib menambahkan, program HKGS yang diperjuangkan bersama Hartopo bukanlah program baru di Kabupaten Kudus.
Artinya, program tersebut sudah berjalan semasa Hartopo menjabat sebagai bupati Kudus.
| Partisipasi Pemilih Pilkada Blora Hanya 71,24 Persen, Lebih Rendah dari Target KPU |
|
|---|
| Minoritas Ganda, Agustina Wilujeng Menang Pilwakot Semarang, Komnas HAM: Percontohan Indonesia |
|
|---|
| Samani-Bellinda Klaim Kemenangan 52,7 Persen di Pilkada Kudus: Jati Lumbung Suara Terbesar |
|
|---|
| Hampir Gagal Ikut Pilkada Papua Barat Daya, Paslon Arus Unggul Exit Poll di Wilayah Padat Pendduk |
|
|---|
| Nyoblos di TPS 03 Kaliombo, Jadug: Masyarakat Jepara Sudah Cerdas Tentukan Pemimpin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/hartopo-mawahib-pilkada-kudus-sosialisasi.jpg)