Pilkada 2024
PKB Optimis Bentuk Koalisi Arungi Pilkada Jepara 2024, DPC: Rekomendasi Turun Pertengahan Agustus
PKB Jepara optimis dapat teman koalisi untuk mengusung pasangan calon bupati-wakil bupati. Rekomendasi PKB untuk Pilkada Jepara 2024 segera turun.
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: Yayan Isro Roziki
TRIBUNMURIA.COM, JEPARA - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Jepara optimis bisa membentuk koalisi dengan partai politik (parpol) lainnya untuk dapat mengusung pasangan calon pada Pilkada Jepara 2024.
Demikian yang disampaikan, Ketua DPC PKB Jepara, Nuruddin Amin atau Gus Nung, kepada Tribunmuria.com, Rabu (14/8/2024).
Menurut Gus Nung, PKB optimis dapat turut memenangkan kontestasi pada Pilkada Jepara 2024.
Baca juga: Nasdem Tegaskan Wiwit Belum Kantongi Rekomendasi di Pilkada Jepara 2024: Belum Ada Pasangannya
Baca juga: Jadug Kembalikan Formulir Bacabup Pilkada Jepara 2024 ke PKS, Sebelumnya Daftar di PPP & PDIP
Baca juga: Pilkada Jepara 2024, Pijar Sebut Kekuatan Gabungan Gus Nung & Hindun Anisah Patut Diperhitungkan
Keyakinan Ketua DPC PKB Jepara muncul ketika menjalin komunikasi dengan beberapa partai, antara lain dengan PDIP, Gerindra, PPP, Nasdem, PAN, Golkar, dan PKS.
"Soal PIlkada Jepara 2024, insya Allah kami optimis. Kami sedang menjajaki berbagai kemungkinan koalisi."
"DPP dari partai-partai yang ada tentu saat ini melakukan kalkulasi secara cermat, agar rekomendasi ini diberikan kepada orang yang tepat," ucapnya.
Pun demikian dengan PKB, sambung dia, tengah menimbang, siapa sosok yang tepat untuk diberikan rekomendasi. Hingga saat ini, tegasnya, rekomendasi PKB untuk Pilkada Jepara 2024 masih belum turun.
"Ini Jepara faktornya memang banyak sekali. DPP semua partai berhitung secara sungguh, populiratis dan elektabilitas bakal calon, serta potensi menangnya seperti apa," paparnya.
Bagi Gus Nung, rekomendasi PKB di Kabupaten Jepara memang berbeda dengan daerah lain di sekitarnya.
"Tidak seperti Kudus yang sudah keluar duluan, Jepara mungkin faktornya lebih banyak duluan harus perhitungkan oleh karena itu sampai sekarang belum keluar," ungkapnya.
Meski demikian lanjut kata dia, rekomendasi PKB diprakirakan akan turun mendekati hari pendaftaran bakal Calon Bupati (Bacabup) dan Bakal Calon Wakil Bupati (Wacabup).
"Saya perkirakan ini setelah pertengahan bulan Agustus, sampai sekitar tanggal 18 maksimal tanggal 20 Agustus, normalnya sudah fix pada keluar," jelasnya.
"Bisa jadi kalau terjadi tarik menarik kepentingan cukup serius sampai mempet, tapi saya kira kami perlu memperhitungkan persiapan administrasi segala macam, jadi paling tidak tanggal 20 Agustus atau seminggu sebelum pendaftaran kelaur surat rekomendasi," imbuhnya.
Sementara itu, lanjut dia, DPC PKB Jepara masih tetap konsisten untuk memperoleh posisi sebagai calon bupati pada Pilkada Jepara 2024 mendatang.
"Sementara ini kami memperjuangkan K1 sampai maksimal. Jadi kami belum bisa berbicara K2 sebelum kami melakukan komunikasi dengan partai politik lain secara lebih intens," tutupnya. (ito)
| Partisipasi Pemilih Pilkada Blora Hanya 71,24 Persen, Lebih Rendah dari Target KPU |
|
|---|
| Minoritas Ganda, Agustina Wilujeng Menang Pilwakot Semarang, Komnas HAM: Percontohan Indonesia |
|
|---|
| Samani-Bellinda Klaim Kemenangan 52,7 Persen di Pilkada Kudus: Jati Lumbung Suara Terbesar |
|
|---|
| Hampir Gagal Ikut Pilkada Papua Barat Daya, Paslon Arus Unggul Exit Poll di Wilayah Padat Pendduk |
|
|---|
| Nyoblos di TPS 03 Kaliombo, Jadug: Masyarakat Jepara Sudah Cerdas Tentukan Pemimpin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/Ketua-DPC-PKB-Jepara-Nuruddin-Amin-1408.jpg)