Senin, 18 Mei 2026

Pemilu 2024

Jani dan Iyong Ungkap Alasan Mundur dari Kades dan Pilih Jadi Caleg DPRD Blora dari PDIP

Jani dan Iyong, dua bekas kades di Blora ungkap alasan mundur dari jabatan kepala desa dan memilih jadi caleg PDIP untuk DPRD Blora pada Pemilu 2024.

Tayang:
Penulis: Ahmad Mustakim | Editor: Yayan Isro Roziki
TribunMuria.com/Ahmad Mustakim
Dua kades di Blora, Jani dan Indra Eko Sulistyono (Iyong) pilih mundur dari jabatannya dan ikut mendaftar jadi bacaleg DPRD Blora dari PDIP. Kedunya, bersama bacaleg PDIP lain mendaftar ke KPU Blora, kemarin. 

TRIBUNMURIA.COM, BLORA – Dua Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Blora memilih mengundurkan diri dari jabatannya, dan maju menjadi calon legislatif (caleg) DPRD Blora dari PDIP pada Pemilu 2024 mendatang.

Dua kades tersebut juga sudah didaftarkan dan masuk sebagai bakal cacaleg DPRD oleh DPC PDIP Blora saat mendaftarkan ke kantor KPU Blora pada Kamis (11/05/2023) kemarin. 

Ketua DPC PDIP Kabupaten Blora, HM Dasum membenarkan ada dua kades yang nyaleg DPRD Blora lewat PDIP.

Baca juga: PDIP Daftarkan 45 Bacaleg DPRD Blora, 2 di Antaranya Eks Kades, Targetkan 50 Persen Plus 1 Kursi

Baca juga: Mundur dari Jabatan Ketua KPU Pati, Imbang Setiawan Nyaleg Lewat PDIP

Kedua kades tersebut, yakni Jani, Kades Kalinanas, Kecamatan Japah; dan Indra Eko Sulistyono (Iyong)[p, Kades Sendangwungu Kecamatan Banjarejo.

"Ada dua yang maju sebagai caleg dari PDIP. mereka sudah tiga periode jadi kepala desa ini tokoh luar biasa," ucap HM. Dasum kepada tribunmuria.com di Kantor KPU Blora usai pendaftaran.

Dasum menerangkan, sesuai ketentuan, para kades yang mencalonkan diri menjadi anggota DPRD diminta mengundurkan diri dari jabatannya sebelum didaftarkan sebagai bacaleg ke KPU. 

"Saat ini berkas pengunduran diri dari para Kades tersebut sudah diterima dan dalam proses oleh pihak terkait," terang Dasum. 

Kades Kalinanas, Jani mengungkapkan, telah mengajukan surat pengunduran diri sebagai Kades Kalinanas, Kecamatan Japah.

"Surat sudah saya ajukan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) sejak Selasa (09/05/2023) lalu, sudah diterima dan sedang diproses," ungkap Jani. 

"Kami memang mengajukan sejak awal agar semakin maksimal untuk mendekatkan kepada masyarakat di dapil," tambah Jani.

Jani mengaku tertarik ikut berkontestasi pada Pemilu 2024 ini karena sudah selama 16 tahun atau tiga periode menjabat sebagai Kepala Desa Kalinanas. 

Hal itu merupakan sebuah perjalanan yang sangat panjang, penuh dengan lika-liku dan suka duka saat menjabat.

"Saya pengen mengabdi ke masyarakat dengan lingkup yang lebih luas. Di desa sudah mengabdi selama tiga periode," ungkap Jani. 

"Ada kesempatan dan tawaran ya kita berusaha serta berjuang. Persiapan sudah beberapa bulan," imbuh Jani.

Jani juga mengaku, kenapa memilih berlabuh ke PDIP karena ideologi partai tersebut sejalan dengan keyakinannya.

Sumber: TribunMuria.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved