Berita Jateng
Tabrak Lari di Plumbungan Sragen, Warga Karanganyar Meninggal Dunia, Satu Luka
Peristiwa tabrak lari terjadi di jalan perkampungan Dukuh Teguhjajar, RT 08, Plumbungan, Karangmalang, Sragen, Kamis (2/2/2023) sekira pukul 01.22 WIB
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNMURIA.COM, SRAGEN – Peristiwa tabrak lari terjadi di jalan perkampungan Dukuh Teguhjajar, RT 08, Plumbungan, Karangmalang, Sragen, Kamis (2/2/2023) sekira pukul 01.22 WIB.
Kecelakaan itu melibatkan Honda Scoopy bernomor polisi AD-2585-YP dan kendaraan bermotor tidak dikenal. Insiden ini mengakibatkan pengemudi Scoopy meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kasi Humas Polres Sragen Iptu Ari Pujiantoro mewakili Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama mengatakan selain pengemudi meninggal dunia, pembonceng Scoopy mengalami luka ringan akibat insiden tabrak lari itu.
Iptu Ari menjelaskan tabrakan itu bermula ketika Honda Scoopy dan kendaraan tak dikenal berjalan searah dari barat ke timur dengan posisi Honda Scoopy didepan.
"Setelah dekat TKP, diduga pengemudi tak dikenal berjalan kurang konsentrasi dan pada saat jarak sudah dekat pengemudi tak dikenal tidak bisa menguasai laju kendaraannya, hingga akhirnya membentur Honda Scoopy."
"Maka terjadilah laka lantas, setelah tabrakan itu, kendaraan tak dikenal meninggalkan lokasi kejadian," terang Iptu Ari.
Ari melanjutkan pihaknya sudah mendatangi lokasi dan Melakukan olah TKP. Pihaknya juga mengamankan barang bukti dan mengecek kondisi korban.
"Penyidik mencatat saksi dan bukti lain untuk proses penyelidikan lebih lanjut," lanjut Iptu Ari.
Baca juga: Antrean Daftar Tunggu Haji di Jawa Tengah Capai 32 Tahun
Baca juga: Pelecehan Seksual Modus Rogoh Pantat di Salatiga Kian Meresahkan
Baca juga: Padukan Bangunan Bersejarah dan Interior Berkelas, Milenial Bisa Coba Raynox Resto and Bar Semarang
Sementara itu, proses evakuasi kedua korban dilakukan tim relawan PMI Sragen dan sejumlah relawan lainnya. Tim relawan mendapatkan laporan pada pukul 01.35 WIB.
Ketua PMI Sragen Ismail Joko Sutrisno mengatakan setelah laporan itu, pihaknya langsung menuju lokasi dan melakukan assesment kondisi korban.
"Saat tim sampai lokasi, terdapat dua korban, satu korban sudah meninggal dunia dan satu korban diberikan pertolongan pertama oleh Tim Alfa 06 PSC 119 Sukowati Sragen," kata Ismail.
Usai diberi pertolongan pertama, korban dievakuasi ke IGD RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen menggunakan Ambulans rescue medic alfa 06 PSC 119 Sukowati.
Dan korban meninggal dunia dievakuasi oleh ambulans rescue medic Alfa 01 PMI Sragen ke Instalasi Forensik RSUD dr. Soehadi Prihonegoro Sragen.
Korban meninggal dunia bernama Kordiyanto (21) warga Dukuh Jengglong, RT 01/02, Desa Bontar, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar.
Kardiyanto meninggal dunia dengan mengalami luka pada kepala bagian kiri pecah, bibir bawah robek, tangan kanan dan kiri lecet, perut robek dan lutut kanan dan kiri lecet.
Sementara pembonceng bernama Topik Mulya Pradana (21) warga Dukuh Jengglong, RT 01/10, Desa Bontar, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar mengalami luka-luka.
Topik mengalami luka lecet dahi kiri, lecet tangan dan kaki kiri, sobek kaki kanan dan saat ini dirawat di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen. (uti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/ika-menge.jpg)