Berita Nasional
Sedang Wikwik dengan Guru SD Selingkuhannya, Kepsek di Tulungagung Jatim Malah Tewas
Hubungan terlarang antara kepala sekolah berinisial S (50) dan MSR (39), guru SDN 2 Besuki, Tulungagung, Jawa Timur berakhir tragis.
Setidaknya MSR cukup diberikan sanksi administrasi, tidak sampai pemutusan kontrak.
Sementara itu, baik S maupun MSR sama-sama tercatat warga Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung.
Kapolres Trenggalek AKBP Alith Alarino mengatakan peristiwa ini terungkap setelah polisi mendapatkan laporan dari masyarakat.
Pihak kepolisian langsung menuju lokasi tak lama seusai laporan diterima.
Dari tempat kejadian perkara (TKP) polisi mengamankan pakaian dari korban dan pelaku.
"Tidak ditemukan obat kuat di TKP," jelas Alith.
Baca juga: Sulit Cari Pertalite Bersubsidi di Semarang Saat Malam Hari? Ini Kata Pertamina
Baca juga: Berikut Link Pengumuman PPPK Guru 2022 Diumumkan Hari Ini, Peserta Tak Lulus Bisa Ajukan Sanggahan
Baca juga: Persis Solo Bidik Poin Penuh Lawan Bhayangkara FC Demi Tembus 8 Besar
Alith menegaskan, baik pihak laki-laki maupun perempuan masing-masing sudah berkeluarga.
Hingga kini, Alith belum bisa memastikan penyebab utama tewasnya S, karena proses autopsi di RSUD dr Soedomo Trenggalek belum rampung.
Terungkap bahwa S dan MSR berangkat dari Besuki ke Kabupaten Trenggalek menggunakan mobil S pada Selasa (24/1/2023).
Berdasar penjelasan Polres Trenggalek, mereka tiba di hotel pada pukul 08.00 WIB.
Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Trenggalek, Iptu Hanik Setyo Budi mengatakan, baik S maupun MSR merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebuah OPD di Tulungagung.
"Saat di kamar tersebut, lebih kurang pukul 8.30 WIB, korban mengalami sesak nafas saat berhubungan badan, lalu tiba-tiba seperti tertidur tapi dibangunkan tidak bangun," ucap Hanik.
Mengetahui hal tersebut, MSR meminta bantuan resepsionis lalu menghubungi Public Safety Center 119 (PSC 119).
"Begitu petugas medis datang, diupayakan bantuan rangsang jantung, dipompa ternyata sudah tidak ada denyut nadi," lanjutnya.
Korban lalu dilarikan ke RSUD dr Soedomo Trenggalek, di rumah sakit juga dilakukan pertolongan dengan rangsangan jantung. Namun korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/agai-Apa.jpg)