Berita Jateng

UMK Kota Tegal 2023 Diusulkan Naik 6,93 Persen Jadi Rp2,145 Juta, Begini Respon Buruh

Upah Minimum Kota (UMK) Tegal tahun 2023 diusulkan naik 6,93 persen atau sekira Rp139.082, sehingga UMK Kota Tegal 2023 menjadi Rp2.145.012

PEMKOT TEGAL
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono melepas keberangkatan 100 pekerja migran dari Tegal ke Malaysia di Halaman Pendopo Ki Gede Sebayu Balai Kota Tegal, Selasa (4/10/2022). 

TRIBUNMURIA.COM, TEGAL - Upah Minimum Kota (UMK) Tegal tahun 2023 diusulkan mengalami kenaikan sebanyak 6,93 persen atau sekira Rp139.082.

Sementara, UMK Kota Tegal sebelumnya atau UMK 2022 sebesar Rp2.005.930.

Dengan demikian, maka UMK Kota Tegal 2023 akan naik menjadi Rp2.145.012.

Angka tersebut sedang diusulkan dan menunggu persetujuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. 

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengatakan, usulan UMK Kota Tegal Tahun 2023 berdasarkan hasil sidang dewan pengupahan diusulkan naik menjadi Rp2.145.012. 

Usulan tersebut sudah mempertimbangkan arahan dari Menteri Dalam Negeri dan Menteri Ketenagakerjaan.

Persentase kenaikan UMK harus pada rentang angka 5-10 persen.

"Suratnya hari ini dikirim ke provinsi, mudah-mudahan disetujui."

"Kurang lebih satu minggu ada jawaban," kata Dedy Yon kepada tribunjateng.com melalui Whatsapp, Kamis (1/12/2022).

Dedy Yon mengatakan, kenaikan UMK Kota Tegal sudah sesuai hitungan dan mengikuti dasar dari pemerintah pusat.

Karena perhitungan UMK tidak boleh ngawur dan asal-asalan.

Ia berharap, UMK Kota Tegal Tahun 2023 yang nanti ditetapkan bisa diterima oleh buruh dan pengusaha. 

"Kita gak boleh ngawur, biar kedua belah pihak antara pengusaha dan buruh kondusif dan tidak ada gejolak di kemudian hari," jelasnya. 

Ketua KSPSI Kota Tegal, Munadi Rosyid mengatakan, usulan UMK dengan kenaikan angka 6,93 persen sudah sesuai harapan buruh

Halaman
123
Sumber: TribunMuria.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved