Berita Kudus

Harga Kedelai di Kudus Naik Terus, Perajin Tahu di Kudus Makin Cemas

Perajin tahu was-was karena harga kedelai sudah menyentuh harga Rp 13 ribu per kilogram meski sudah ada kebijakan subsidi Rp 1.000 per kilogram.

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: Raka F Pujangga
TRIBUNMURIA/Rezanda Akbar D
Perajin Tahu di Kabupaten Kudus.   

TRIBUNMURIA.COM, KUDUS - Harga Kedelai terus meroket hingga sekarang, pada bulan September saja harga kedelai perkilonya menyentuh Rp 12 ribu.

Harga tersebut juga dirasakan para pengrajin tahu di Kudus sudah tinggi, pada Oktober harga juga tetap saja merangkak naik.

Pada bulan tersebut, para pedagang juga was-was kalau harga kedelai menyentuh harga Rp 13ribu.

Namun harga kedelai juga menginjak di harga Rp 13ribu.

Baca juga: Harga Kedelai Kian Meroket, Perajin Tempe di Batang Terpaksa Kurangi Ukuran Hingga 2 Cm

Meski begitu, angin sejuk sempat menyapa perajin tahu lantaran adanya kebijakan subsidi Rp 1000 per kilogram dari pemerintah selama tiga bulan.

Tiga bulan tersebut, berjalan mulai dari Oktober, November, Desember.

Subsidi tersebut membuat beban pedagang tahu dan tempe terasa ringan. Namun, harga kedelai tetap merangkak naik pada bulan November.

Kedelai yang akan diproses menjadi tahu.
Perajin tahu di Kabupaten Kudus menunjukkan kedelai yang akan diproses menjadi tahu.

Pada Rabu (30/11/2022) harga kedelai perkilonya mencapai Rp14.200 di Kabupaten Kudus

Harga yang semakin tinggi itu, membuat para perajin tahu dan tempe hanya bisa berpasrah.

Hal tersebut, diungkapkan perajin tahu, Agus Salim kepada Tribunmuria.com.

"Dalam sebulan ini, harga kedelai masih stabil diangka Rp14 ribuan. Ini termasuk tinggi, harga segitu dirasa berat tapi cuman bisa berpasrah," katanya.

Baca juga: Harga Kedelai Tak Terkendali, Ketua Puskopti Jateng: Bukan Naik Lagi, Tapi Ganti Harga

Menurutnya, pada bulan Desember atau saat mendekati Nataru.

Harga kedelai akan berpengaruh naik.

"Kayaknya potensi naik, saat Nataru. Kami berharap kalau adanya hal ini pemerintah bisa ikut turun tangan mengatur harga kedelai di Indonesia supaya bisa turun," ucapnya.

Dirinya cemas, ketika masa subsidi kedelai habis harga dari kedelai akan kembali merangkak. (Rad)

Sumber: TribunMuria.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved