Berita Blora

Mengaku Wakil Direktur Pertamina, Kusairi Dituntut Penjara 1 Tahun 8 Bulan

Kasus Penipuan yang menyeret Kusairi alias Agus yang mengaku Wakil Direktur Pertamina memasuki tahap pembacaan tuntutan kemarin (23/11/2022).

Penulis: Ahmad Mustakim | Editor: Raka F Pujangga
TRIBUNMURIA/AHMAD MUSTAKIM
Foto tampak depan Kantor Pengadilan Negeri Blora. 

TRIBUNMURIA.COM, BLORA – Kasus Penipuan yang menyeret Kusairi alias Agus memasuki tahap pembacaan tuntutan kemarin (23/11/2022).

Pria yang mengaku sebagai Wakil Direktur PT Pertamina itu dituntut penjara selama satu tahun delapan bulan.

Ketua Pengadilan Negeri Blora Aslan Ainin menyebut, persidangan yang berjalan di Pengadilan Negeri Blora hingga saat ini masih dilaksanakan secara daring.

Baca juga: Pertamina EP dan PEPC Tanam 2.480 Pohon di Desa Nglobo Blora

"Yang bersangkutan (Kusairi alias Agus, Red) dituntut satu tahun delapan bulan penjara. Untuk putusannya minggu depan (pekan depan, Red)," ucap Aslan Ainin beberapa waktu lalu usai persidangan.

Kapolsek Cepu AKP Agus Budiana menjelaskan, tersangka bernama kusairi itu berasal dari kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Pada saat kejadian, Kusairi tinggal kos di kampung Sidorejo, Cepu.

Saat menjalankan aksinya, Kusairi mengaku sebagai Wadir Pertamina dan menawarkan pekerjaan sebagai karyawan pertamina dengan meminta uang Rp 2,5 juta hingga Rp 8,5 juta.

Uang itu dijadikan sebagai persyaratan masuk untuk menjadi karyawan Pertamina.

"Tersangka mengaku sebagai Agus dengan jabatan wakil direktur Pertamina," ungkap AKP Agus Budiana.

Baca juga: Lobi Bupati Arief Berhasil, Pertamina dan SKK Migas akan Bantu Bangun Jalan Peting-Sumber Blora

Diberitakan sebelumnya, Pelaku ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Cepu saat berada di warung mie ayam dan bakso yang ada di jalan raya Cepu-Randublatung turut Desa Mulyorejo, Cepu.

AKP Budiana menuturkan, Kusairi mengaku telah beberapa kali melakukan tindak pidana penipuan.

Selain di wilayah kecamatan Cepu, tersangka juga telah melakukan aksi serupa di wilayah kabupaten Grobogan dan di wilayah Kalimantan Selatan.

"Yang ada di Cepu ada 1 korban atas nama Siswanto mengalami kerugian sebanyak 5 juta rupiah," beber AKP Agus Budiana.

Kapolsek Cepu itu menyebutkan, korban di wilayah kabupaten Grobogan sejumlah 47 orang.

Sedangkan di Kalimantan Selatan 10 orang.

Baca juga: Video Viral Operator SPBU Minta Tips RP 50 Ribu Untuk Pembelian Solar Subsidi, Ini Kata Pertamina

Modus yang digunakan sama, yaitu mengiming-imingi warga untuk di jadikan karyawan pertamina dan mengaku sebagai Wadir.

Jumlah keseluruhan kerugian korban ditaksir mencapai Rp 400 juta.

Pihaknya mengaku telah mengamankan barang bukti berupa baju warna putih dengan papan nama tertulis Agus sebagai Wakil Direktur, papan nama bertuliskan Pertamina, serta satu sepeda motor. (kim)

Sumber: TribunMuria.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved