Berita Jateng
Layaknya Ibu-ibu, Iriana Jokowi Tawar Harga saat Berkunjung ke Sentra Batik Windasari Masaran Sragen
Menawar harga sudah lumrah dilakukan ibu-ibu ketika di pasar, swalayan hingga toko. Tak terkecuali Ibu negara, Iriana Joko Widodo.
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: Moch Anhar
TRIBUNMURIA.COM, SRAGEN – Menawar harga sudah lumrah dilakukan ibu-ibu ketika di pasar, swalayan hingga toko.
Tak terkecuali Ibu negara, Iriana Joko Widodo yang juga menawar harga.
Iriana menawar harga batik ketika berkunjung di rumah produksi batik Windasari Desa Kliwonan, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Kamis (22/3/2022).
Hal tersebut disampaikan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati usai mendampingi Iriana berbelanja.
Bupati mengatakan tawar-menawar itu dilakukan Iriana dengan istri pemilik toko batik Windasari.
Baca juga: Pembangunan SCJ untuk Pedagang Johar Dilanjutkan, Distaru Usulkan pada Anggaran Perubahan 2022
Untuk diketahui, pemilik toko batik Windasari ialah Aswanda.
Aswanda juga merupakan Kepala Desa Kliwonan, Kecamatan Masaran, Sragen.
"Tadi sempat ada bercandaan ketika Bu Lurah (istri pemilik toko Windasari) menawarkan batik kepada ibu (Iriana), lalu ibu menawar aja larang-larang (jangan mahal-mahal), suasana jadi cair."
"Biasanya kalau piyantun putri membeli tidak menawar, tidak afdal," kata Bupati usai kunjungan Iriana.
Pada kesempatan itu, tidak hanya Batik Windasari saja yang dipamerkan.
Setidaknya 13 pengrajin batik di Desa Kliwonan dan Desa Pilang juga turut menjajakan batiknya kepada Iriana dan rombongan.
Beberapa diantaranya mereka juga telah dibeli dagangannya oleh Iriana.
Batik Dewi Ratih dari Desa Pilang salah satunya.
Di toko batik yang dimiliki Wartiti tersebut, Iriana membeli 11 potong baju.
Tujuh diantaranya ialah blus dan empat outer.
Baca juga: Anak Iwan Budi, PNS Semarang Korban Pembunuhan, Mengenang Sang Ayah: Ia Sosok Family Man
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/belanja-batik-229.jpg)