Berita Jateng

Pembangunan SCJ untuk Pedagang Johar Dilanjutkan, Distaru Usulkan pada Anggaran Perubahan 2022

Pembangunan Shopping Center Johar (SCJ) menjadi prioritas Pemerintah Kota Semarang guna menampung para pedagang yang belum mendapat lapak. 

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: Moch Anhar
TRIBUNMURIA.COM/EKA YULIANTI FAJLIN
Kepala Distaru Kota Semarang, M Irwansyah 

TRIBUNMURIA.COM, SEMARANG - Pembangunan Shopping Center Johar (SCJ) menjadi prioritas Pemerintah Kota Semarang guna menampung para pedagang yang belum mendapat lapak. 

Hingga kini, SCJ belum dapat ditempati lantaran fasilitas penunjang belum dilakukan perbaikan. 

Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang akan segera menyelesaikan pembangunan SCJ agar bisa segera ditempati. 

Baca juga: PSIS Semarang Memburu Figur Pelatih Kepala, Sosok Asal Kroasia, Bojan Hodak Turut Disebut

Kepala Distaru Kota Semarang, M Irwansyah mengatakan, pembangunan lapak-lapak di SCJ sudah sepenuhnya selesai.

Bahkan, lapak tersebut sudah bisa ditempati namun masih terkendala sarana prasarana (sarpras) pendukung. Sarpras pendukung diantaranya eskalator dan lift perlu diperbaiki.

Pasalnya, eskalator dan lift menjadi akses penting bagi penjual dan pembeli di SCJ mengingat lokasi di SCJ yang akan ditempati pedagang berada di lantai 3, 4 dan 5. 

"Jadi, pada anggaran perubahan kami menyelesaikan kegiatan-kegiatan yang belum terselesaikan. Masalah SCJ ini harus diselesaikan karena eskalator belum fungsi," terang Irwansyah, Kamis (22/9/2022). 

Informasi dari Dinas Perdagangan, katanya, lift dan eskalator tidak bisa digunakan.

Setelah tim Distaru melakukan pengecekan ternyata memang harus diakukan penggantian yang baru dan tidak bisa hanya perawatan dan perbaikan saja.

Baca juga: Istri Mendiang Iwan Budi, Onee: Setelah Pemakaman Ini, Mau Fokus Menata Hidup Selanjutnya

Maka, Distaru mengajukan anggaran untuk penyelesaian SCJ pada APBD Perubahan 2022.

Anggaran yang diajukan sekitar Rp 5 miliar.

Dengan anggaran tersebut, dia berharap bisa melengkapi sarpras di SCJ. 

"Meski demikian, kami melihat kondisi keuangan pemerintah. Kami harus menyampaikan dari pada nanti jadi pertanyaan. Itu (lift dan eskalator) tidak bisa hanya dengan dirawat tapi diganti," ujarnya. (*) 

Sumber: TribunMuria.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved