Jumat, 22 Mei 2026

Berita Jateng

Bupati Fadia Puji Ratu Bali Coffee, Milik Bumdes yang Bisa Ditiru Desa yang Lain

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengapresiasi Pemerintah Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, sebab mampu mengoptimalkan potensi desa.

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: Moch Anhar
TRIBUNMURIA.COM/INDRA DWI PURNOMO
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dan Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan, Mochtarudin Ashraf Abu, saat mencoba makanan di Ratu Bali Coffee BUMDes Kulu Raya, Selasa (20/9/2022).. 

TRIBUNMURIA.COM, KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengapresiasi Pemerintah Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, sebab mampu mengoptimalkan potensi desa dengan mendirikan Ratu Bali Coffee BUMDes Kulu Raya.

Hal tersebut diungkapkan, usai meresmikan Ratu Bali Coffee BUMDes Kulu Raya, Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan.

"Dengan adanya Ratu Bali Coffee, bisa menambah semangat desa-desa lainnya di Kabupaten Pekalongan."

Baca juga: Bupati Resmikan Tiga Ruang Pelayanan di RSUD dr Soetidjono Blora, Berikut Keterangannya

Baca juga: BLT BBM Tahap 3 dan 4 Mulai Disalurkan di Semarang, Ada 13.353 Penerima Manfaat

"Ini bisa menjadi contoh. Bagus banget tempatnya, lokasi asri dan nyaman, pemandangannya juga bagus. Jadi kalau kita makan di sini, hasilnya buat kita lagi, bisa mbagun desanya sendiri. Daripada lari keluar, jauh-jauh. Makan di sini, untungnya buat mbangun desa, masyarakatnya seneng dan BUMDesnya makmur," kata Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Selasa (20/9/2022).

Pihaknya berharap, dengan pembukaan kafe ini semoga dapat bermanfaat dan membuat desa menjadi populer di Kabupaten Pekalongan.

"Di sini, uang keuntungannya bisa untuk membangun desanya, sehingga desa menjadi maju. Untuk itu, saya minta desa desa di Kabupaten Pekalongan bisa menggali potensi yang ada di tiap-tiap desanya masing-masing," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan, Mochtarudin Ashraf Abu mengaku sangat bangga dan merekomendasikan Ratu Bali Coffee untuk dikunjungi.

"Ini very recommended dan salah satu kafe yang bisa kita banggakan. Makanan dan penyajiannya benar-benar Bali."

"Kita tidak perlu jauh-jauh ke Bali, cukup datang ke Desa Kulu, sudah ada Ratu Bali Coffee," katanya.

Kades Kulu, Kecamatan Karanganyar, Setyo Nimpuno menyampaikan, bahwa Ratu Bali Coffee dibangun untuk mendukung potensi embung dengan teknologi geotek atau peresapan yang dibangun Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Provinsi Jawa Tengah tahun 2008. 

"Dan alhamdulillah sampai saat ini tetap terisi air," ujar Setyo Nimpuno.

Baca juga: Museum Batik Pekalongan Siapkan Wajah Baru di HBN 2022, Ruang Pamer akan Bernuansa Beda

Baca juga: Razia Pekat di Dua Tempat, Polres Jepara Sita Ratusan Botol Miras: Kami Proses Hukum

Kemudian, untuk pengelolaan kafe melibatkan BUMDes dan manajemen.

Untuk lahannya milik BUMDes, manajemennya oleh warga asli Desa Kulu yang memiliki banyak usaha di Bali.

Menurutnya, di area Ratu Bali Coffee sudah ada lapangan moto cross standar Nasional.

"Dalam waktu dekat, akan dikembangkan kolam renang prestasi dan taman wisata lalu lintas. Kami akan mengkolaborasikan menjadi Kulu Center," ujarnya. (*)

Sumber: TribunMuria.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved