Selasa, 2 Juni 2026

Berita Jateng

Kenangan Bonbin Tegalwareng, Kebun Binatang Pertama di Kota Semarang, Kini Lahannya Terbengkalai

Komplek TBRS dulu menjadi lokasi pertama kebun binatang (bonbin) yang ada di Kota Semarang. Terkenal dengan sebutan Bonbin Tegalwareng.

Tayang:
Penulis: Budi Susanto | Editor: Moch Anhar
TRIBUNMURIA.COM/BUDI SUSANTO
Sejumlah pelajar bermain di sekitar Patung Raden Saleh yang ada di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNMURIA.COM, SEMARANG - Layaknya payung, dahan pepohonan besar di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Kota Semarang, memberi keteduhan dari terik sang matahari.

Rimbunnya pepohonan  membuat kawasan tersebut teduh di tengah panasnya cuaca siang Kota Semarang.

Sejumlah pelajar juga nampak bermain di bawah rindangnya pepohonan yang ada di kawasan TBRS.

TBRS dikenal warga Kota Semarang sebagai tempat berkumpulnya para seniman dan basecamp grup wayang orang Ngesti Pandowo.

Namun, di balik keasriannya, kawasan tersebut menyimpan cerita masa lalu.

Baca juga: Ratusan Driver Ojek Online Geruduk Gubernuran, Protes Biaya Potongan Aplikator hingga Kenaikan Tarif

Baca juga: Sebuah Makam di Pengkol, Tanon, Sragen Ada di Tanah Milik Pribadi, Warga Sekitar Menolak

Tempat tersebut dulu menjadi lokasi pertama kebun binatang (bonbin) yang ada di Kota Semarang, menempati area TBRS dan lahan eks Wonderia.

Bonbin pertama di Kota Semarang itu acapkali disebut masyarakat dengan nama Bonbin Tegalwareng

Kebun Binatang Tegalwareng beroperasi selama 31 tahun, dari 1954 hingga 1985.

Banyak warga Kota Semarang yang berusia 50 tahun ke atas, masih mengenang Bonbin Tegalwareng saat beroperasi.

Bahkan masyarakat yang pernah berkunjung ke Bonbin Tegalwareng, masih hafal dengan nama-nama binatang yang ada di sana.

Sukasno (52), warga Tegalsari Kota Semarang, misalnya, ia mengaku masih mengingat nama binatang paling populer yang ada di Bonbin Tegalwareng.

"Yang paling terkenal itu simpanse dan gajah, simpanse diberi nama Epen, dan gajah diberi nama Hasan," tuturnya, Kamis (15/9).

Menurut Sukasno, dua binatang tersebut jadi binatang kesayangan pengunjung saat itu.

"Saya sering ke Kebun Binatang Tegalwareng saat berusia belasan, ya kalau ke sana langsung melihat Hasan dan Epen," ucapnya.

Saat itu, Bonbin Tegalwareng mempunyai koleksi binatang yang cukup lengkap.

Sumber: TribunMuria.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved