Berita Semarang
Patroli Cari Musuh, Aksi Gerombolan Gangster Semarang, Keliling Kota, Bacok Korban di Jalanan
Sebagian para pelaku pembacokan taruna AMNI Semarang sudah ditangkap polisi. Mereka senagja "patroli cari musuh".
Penulis: Iwan Arifianto | Editor: Moch Anhar
Kejadian pengeroyokan tersebut bermula saat para pelaku berkumpul di sekitaran Pasar BK , Ngemplak Simongan, Semarang Barat.
Baca juga: Perpusnas RI Sinergikan Program Bersama Para Stakeholder di Jawa Tengah
Baca juga: Jangan Terlewat! Presale Tiket Konser Akbar KLa Project di Semarang Masih Dibuka hingga 16 Agustus
Mereka menenggak minuman keras, lalu menyepakati mencari musuh dengan keliling Kota Semarang.
Para gangster tersebut sebanyak 20 orang lalu berkeliling kota menggunakan 11 sepeda motor.
"Mereka minum alkohol lalu keliling Semarang mencari musuh.
Secara kebetulan berpapasan dengan para korban taruna AMNI," papar Irwan.
Ketiga korban ketika itu habis pulang dari warung makan nasi goreng di Jalan MH Thamrin Semarang Minggu (31/7/2022) sekira pukul 02.00 WIB.
Ketiga korban pulang menggunakan sepeda motor melintasi di perempatan Jalan Gajahmada Semarang dekat Hotel Tentrem Semarang.
Di lokasi tersebut, para korban diteriaki para pelaku.
Para korban mengira yang meneriaki mereka adalah kawannya sehingga mereka memperlambat laju motor.
Setiba di traffic light MT Haryono tiba-tiba ada yang membacok korban dengan menggunakan celurit mengenai helm korban.
"Sabetan celurit itu mengenai kepala korban bernama Yulis di bagian kanan, informasinya sampai tembus kena otak," papar Kapolrestabes.
Melihat serangan itu, para korban lantas ketakutan kemudian berusaha melarikan diri.
Mulanya mereka akan Melawati jalan Kartini akhirnya memilih belok ke Jalan Dr Cipto Semarang.
Tak puas hanya satu kali bacok, para pelaku mengejar para korban.
Apes nasib korban Yulius yang terjatuh akibat dipepet para pelaku.
