Piala Presiden 2022
Piala Presiden 2022 Bawa Secercah Harapan Baru bagi Panser Biru
Piala Presiden 2022 menjadi momentum sepakbola tanah air kembali bersemarak dengan hadirnya langsung suporter mendukung tim kebanggaan.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: Moch Anhar
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Piala Presiden 2022 menjadi momentum sepakbola tanah air kembali bersemarak dengan hadirnya langsung suporter mendukung tim kebanggaan.
Terakhir kali pertandingan dapat dihadiri langsung oleh penonton ketika kompetisi Liga 1 2020 silam yang hanya berlangsung tiga pekan sebelum pandemi covid-19 di Indonesia.
Hal ini juga turut dirasakan oleh salah satu organisasi suporter PSIS Semarang, Panser Biru.
Pentolan sekaligus capo Panser Biru, Jefri Agus Ridwan menyebut kembali mendukung PSIS Semarang secara langsung adalah kado terindah setelah penantian yang cukup panjang.
Baca juga: Ini Tiga Nama yang Diusulkan DPRD untuk Jadi Pj Bupati Pati Gantikan Haryanto, Mereka Bersaing?
Baca juga: Daniel Bingung Bayar Kos, Suruh Pacar Begal Driver Ojol di Jalan Arjuna Semarang
Baca juga: Pecah Kaca Mobil di Mrican, Dua Suporter Bola Diciduk Polisi Usai Laga Semifinal PSIS di Jatidiri
Suporter PSIS Semarang tidak hanya merasakan mendukung perjuangan Taisei Marukawa cs ketika berlaga di babak penyisihan Grup A yang berlangsung di Stadion Manahan Solo, tetapi juga berkesempatan mendukung PSIS di homebase utamanya yakni Stadion Jatidiri Semarang.
Hadirnya Piala Presiden 2022 seakan mengobati rasa rindu pendukung PSIS dapat mendukung langsung di kandang sendiri setelah lima tahun lamanya PSIS tidak bermain di stadion legendaris tersebut oleh karena menjalani proses renovasi total.
"Alhamdulilah setelah sekian lama, bertahun-tahun tidak bisa mendukung langsung di stadion, di tahun ini kita bisa menyaksikan langsung di stadion mendukung team kebanggaan di barengi dengan kembalinya PSIS ke Stadion Jatidiri," kata Jefri kepada tribunjateng.com, Rabu (13/7/2022).
"Itu adalah hal terindah dan kita nanti bertahun-tahum setelah beberapa musim lalu menjadi musafir di Stadion Magelang," jelasnya.
PSIS Semarang berkesempatan menggunakan Stadion Jatidiri di ajang Piala Presiden 2022 ketika menjamu Bhayangkara FC di babak delapan besar, kemudian saat bertemu Arema FC pada laga semi final leg pertama.
Ada hal menarik yang dilakukan Panser Biru ketika mendukung PSIS di Jatidiri, yakni membaca doa sebelum kick off.
"Kita awali dengan doa agar menjadi tren positif untuk teman-teman suporter agar dilancarkan segala pertandingan dan mendoakan PSIS Semarang untuk dapat menang di setiap laga pertandingan," kata Jefri.
Terlepas dari kegagalan PSIS lolos ke final Piala Presiden 2022, Jefri berharap PSIS bisa segera berbenah menyongsong kompetisi Liga 1 2022/2023.
Baca juga: 68 Pelajar Asal Sumbawa Barat Terima Beasiswa untuk Melanjutkan SMK di Kudus
Baca juga: Temukan Tengkorak Manusia di Tengah Rawa saat Memancing, Warga Bulungcangkring Kudus Ini Kaget
Baca juga: Sebelum Hadapi Rans Nusantara FC, PSIS Akan Lakoni Laga Eksibisi Kontra Persipa Pati
"Pencapaian sampai di semifinal juga awal yang bagus untuk memulai liga tahun ini. Tapi perlu banyak evaluasi di laga pra musim ini. Sangat di sayangkan kita gagal merebut bangku final di laga semifinal melawan Arema. Kita d tumbangkan di Jatidiri 2 -0 tanpa balas. Ketika asa itu masih ada kita tidak bisa merebut poin di laga tandang.
"Sangat disayangkan sekali, tetapi bukan hal buruk untuk laga pra musim. Selanjutnya fokus untuk liga 1," ungkap Jefri. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/Panser-Biru-147.jpg)