Berita Semarang

Pemkot Semarang Beri Sejumlah Kemudahan Investasi, PT CDS Asia Electronics Tangkap Peluang Itu

Pemerintah Kota Semarang mengundang para investor untuk bisa berinvestasi besar-besaran di ibu kota Jawa Tengah.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: Moch Anhar
TRIBUNMURIA.COM/EKA YULIANTI FAJLIN
General Manager PT CDS & Overseas Director Alpan Lighting Products, Fernando Guerrero Serrano dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Semarang melakukan grand opening PT CDS Asia Electronics dan di Kawasan Industri BSB City Mijen, Senin (13/6/2022). 

TRIBUNMURIA.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang mengundang para investor untuk bisa berinvestasi besar-besaran di ibu kota Jawa Tengah.

Berbagai kemudahan diberikan oleh Pemerintah Kota Semarang agar investasi yang masuk semakin besar. 

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Semarang, Widoyono mengatakan, para investor difasilitasi kemudahan berupa perizinan dan pendampingan.

Saat ini, pihaknya juga tengah menyiapkan regulasi insentif bagi para investor. Insentif itu bisa berupa reduksi, substitusi, atau pengurangan pajak retribusi, bahkan hingga penyediaan sarana dan prasarana. 

Baca juga: Tangani Hewan Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku, Dokter Beri Sirup Probiotik Herbal Khusus

Baca juga: Ruang Panel di Rusunawa Kaligawe Blok E Terbakar Akibat Konsleting Listrik

Baca juga: Polres Demak Gelar Operasi Patuh Candi 2022, Berikut Ini Sasaran Targetnya

"Kami sedang menyiapkan insentif, belum tahu insentif apa yang nanti kami berikan. Yang pasti, fasilitasi dan pendampingan, misalnya kami support komunikasi dengan pemerintah provinsi atau bahkan pemerintah pusat," terang Widoyono, saat grand opening PT CDS Asia Electronics di Kawasan Industri BSB City Mijen, Senin (13/6/2022). 

Widoyono melanjutkan, Pemerintah Kota Semarang juga sedang menyiapkan sistem start up berisi informasi yang bagi para investor misalnya, informasi lahan, pabrik, gudang, atau hal-hal lainnya yang dibutuhkan para investor.

Sehingga, investor akan lebih mudah mencari kebutuhannya. 

Di Semarang, ada sekitar tujuh hingga delapan kawasan industri yang bisa digunakan untuk berinvestasi, diantaranya kawasan industri BSB City, Candi, dan Wijaya Kusuma. 

Dengan berbagai kemudahan tersebut, dia berharap investasi di Kota Lunpia akan semakin meningkat.

Pada 2022 ini, pihaknya menargetkan, investasi masuk ke Kota Semarang sebanyak Rp 24 triliun.

Hingga Juni ini, tercatat baru Rp 6 triliun. 

"Kemarin di-lock mati hampir satu bulan oleh BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal). Ada persoalan sistem. Setelah ini, investasi akan terus berjalan," jelasnya. 

Pihaknya pun menyambut baik dibukanya operasional PT CDS Asia Electronics di Kawasan Industri BSB City Mijen.

Ini menambah investasi di Kota Semarang.

Adapun besaran nilai investasi baru akan muncul setelah laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) selama enam bulan. 

Sumber: TribunMuria.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved