Berita Semarang
Rumah Janda Tua Semarang Terbakar, Pemilik Rumah Hendak Nekat Terobos Api
Rumah milik janda tua di Kota Semarang terbakar, Jumat (10/6/2022) sekira pukul 13.30 WIB. Separuh rumah tersebut ludes dilalap api.
Penulis: Iwan Arifianto | Editor: Moch Anhar
TRIBUNMURIA.COM, SEMARANG - Rumah milik janda tua di Kota Semarang terbakar, Jumat (10/6/2022) sekira pukul 13.30 WIB.
Lokasi rumah di belakang Pasar Peterongan di RT 1 RW 5, Peterongan Kobong, Peterongan, Semarang Selatan.
Akibat kebakaran, separuh rumah tersebut ludes dilalap api.
Rumah terbakar diduga dari kompor yang masih menyala.
"Keterangan penghuni rumah seperti itu. Bu Janatun masak, tapi lupa matiin kompor, lalu ditinggal pergi ke pasar Peterongan," terang Ketua RT 1 RW 5, Yusuf kepada TribunMuria.com.
Baca juga: Jadi Buronan sejak 2016 karena Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta Rupiah, Kini Tertangkap
Baca juga: Tangis Istri Korban Tewas Tawuran Antardesa di Jepara Pecah saat Rekonstruksi: Saya Tak Ikhlas
Baca juga: Pra Pendaftaran PPBD di Kota Semarang Dimulai Pekan Depan, Ini yang Harus Diperhatikan
Ia menyebut, rumah dalam kondisi kosong sewaktu kejadian.
Sebab, dua janda tua yang menghuni rumah tersebut beraktivitas di luar rumah.
Dua janda tersebut yaitu Janatun usia sekira 70 tahun dan Giri usia sekira 60 tahun.
"Rumah itu dihuni dua orang perempuan, janda semua yaitu Bu Janatun yang ketika etika pergi ke Pasar.
Sedangkan Bu Giri masih momong cucunya di luar rumah," terangnya.
Kejadian tersebut sempat menggegerkan warga.
Mereka berupaya menyelamatkan barang-barang berharga di rumah tersebut.
Berbagai barang elektronik seperti kulkas, televisi, sepeda dan lainnya berhasil diselamatkan.
Barang lainnya menjadi abu akibat kobaran api yang cukup besar.
"Kami lagi asyik nongkrong dipojokan kampung. Ada warga ramai-ramai teriak, kami datangi ternyata kebakaran, " jelas Yusuf.
Pemilik rumah, Giri sempat hendak menerobos kobaran api untuk mengambil dokumen.
Aksi tersebut kemudian dicegah oleh warga.
"Bu Giri mau masuk ke rumah. Katanya mau ambil dokumen.
Saya cegah, kalau mau mati, ya silahkan.
Habis itu, saya tarik keluar," kata Yusuf.
Api sempat merembet rumah lain milik Andi.
Rumah berlantai dua itu berada di sisi barat lokasi kebakaran.
Beruntung, warga sigap memadamkan api dibantu petugas Damkar Kota Semarang.
"Kami terpaksa dobrak pintu rumah yang kosong itu karena Andi penghuninya sedang kerja, istrinya ada acara wisuda anak," tuturnya.
Menurutnya, janda pemilik rumah alami kerugian sekira Rp 35 juta.
Dua janda itu saat ini masih syok berat dengan kejadian tersebut.
"Kami nanti rapat untuk menentukan keduanya hendak tinggal di mana sebab mereka rumahnya hanya di situ saja," ungkapnya.
Pengamatan TribunMuria.com di lapangan, kebakaran melumat atap rumah di bagian tengah dan belakang.
Luas bangunan yang terbakar sekira panjang 10 meter lebar tujuh meter.
Ada empat ruangan yang terbakar meliputi ruang tengah, kamar, dapur dan kamar mandi.
Bagian depan rumah selamat dari kobaran api.
Para warga guyub rukun kerja bakti membantu korban.
Damkar Kota Semarang menerjunkan tiga truk pemadam dalam kejadian tersebut.
Baca juga: Sosok KH Dimyati Rois di Mata Ganjar Pranowo: Petuah & Nasihat Abah Dim Bikin Hati Adem, Panutan!
Baca juga: Ribuan Warga Penuhi Pemakaman Mustasyar PBNU KH Dimyati Rois di Ponpes Al Fadlu 2 Kendal
Baca juga: Keseruan Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng saat Bermain Sepak Bola dengan Anak-anak SD
Hanya saja truk pemadam tak dapat mendekat lantaran lokasi jalan yang sempit.
Petugas lantas memasang selang pemadam dengan teknik sambung.
Total ada 15 personil pemadam yang diterjunkan untuk memadamkan api dibantu warga.
Proses pemadaman api hingga pendinginan selesai pada pukul 14.35. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/Rumah-janda-tua-106.jpg)