Berita Blora
Tanah Tirtonadi Blora Tergerus Longsor, Warga Diimbau Segera Mengungsi
Lantaran tanah di kawasan Tirtonadi, tergerus longsor, warga yang terdampak diimbau untuk segera mengungsi di tempat yang lebih aman.
Penulis: Ahmad Mustakim | Editor: Moch Anhar
TRIBUNMURIA.COM, BLORA – Lantaran tanah di kawasan Tirtonadi, tepatnya di kawasan saluran drainase Grojogan Kelurahan Mlangsen tergerus longsor, warga yang terdampak diimbau untuk segera mengungsi di tempat yang lebih aman.
Longsoran tersebut diakibatkan hujan lebat yang terjadi sejak Senin kemarin (25/4/2022) di Kecamatan Blora.
Sehingga talud tanggul jalan lingkungan ambrol dan jalan lingkungan di Gang Jambu Kelurahan Mlangsen amblas sepanjang kurang lebih 30 m dengan kedalaman sekitar 2-4 meter.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) melalui bidang Sumber Daya Air (SDA) segera melakukan kaji cepat terhadap longsor serta melakukan blokade akses jalan pada Rabu (27/4/2022).
Baca juga: Polres Kudus Sediakan 1.426 Dosis Vaksin di Dua Pos Pelayanan Lebaran, Berikut Ini Lokasinya
Baca juga: Jasa Penukaran Uang Laris Manis saat Dekati Lebaran, di Jepara Pecahan Rp5.000 Paling Diminati
Baca juga: Karaoke Colour di Cepu Disegel Petugas Gabungan, Satpol PP Blora: Bandel, Nekat Buka saat Ramadan
Kepala Dinas PUPR Blora, Samgautama Karnajaya, mengatakan, untuk sementara ini telah dilakukan penanganan darurat dulu.
Dengan melakukan pengendalian aliran air tanah yang masuk ke area titik longsor agar tidak semakin memperparah longsornya.
"Kami lakukan pengaliran air permukaan yang menggenang di area longsoran dan melakukan pengamanan tanah dengan penutupan areal yg terdampak longsor dengan terpal," jelasnya.
Dikatakannya, hal tersebut dilakukan untuk mengurangi rembesan air permukaan agar tidak masuk ke dalam tanah yang dapat menyebabkan tanah kembali longsor.
"Sambil nanti kita lihat perkembangan gerakan tanahnya setelah tidak gerak lagi akan kami ambil langkah-langkah selanjutnya untuk penanganan darurat dan semi permanennya," paparnya.
Sementara itu, Kabid SDA DPUPR Blora, Surat, menjelaskan sesuai arahan dari Kadinas, pihaknya segera menggerakkan petugas Operasi Pemeliharaan (OP) untuk melakukan langkah-langkah penanganan darurat untuk meminimalisir agar longsor tidak terjadi kembali.
"Kami juga mengupayakan untuk menangani Longsoran ini berkoordinasi dengan BBWS Pemali Juana Semarang untuk bisa berkolaborasi bersama dengan kami dalam penanganan darurat maupun permanennya nanti," terang Surat.
Sedangkan dari BBWS setelah Lebaran nanti akan meninjau lokasinya guna langkah-langkah penanganan yang lebih menyeluruh dan komprehensif lagi.
"Sudah dipasang police line, di ujung jalan juga sudah dipasang rambu jalan larangan masuk," ucapnya.
Adapun kronologi awal terindikasi awal mula tanah bergerak pada Jumat 22 april 2022.
Drainase sebelah barat mengalami ambles 30 - 40 cm dan membuat aliran air drainase ke arah bawah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/kawasan-Tirtonadi-284-22.jpg)