Berita Jateng

Libur Lebaran Diprediksi Banjir Wisatawan, Ini Dia Persiapan Disporapar Kabupaten Cilacap

Disporapar Kabupaten Cilacap memprediksi akan terjadi  banjir wisatawan di berbagai tempat wisata yang ada di Kabupaten Cilacap.

Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: Moch Anhar
TRIBUN JATENG/PINGKY SETIYO ANGGRAENI
Wisata Pantai Teluk Penyu menjadi salah satu wisata favorit wisatawan di Kabupaten Cilacap (14/4/2022). 

TRIBUNMURIA.COM, CILACAP - Disporapar Kabupaten Cilacap memprediksi akan terjadi  banjir wisatawan di berbagai tempat wisata yang ada di Kabupaten Cilacap.

Terlebih lagi setelah adanya aturan pemerintah mengenai bebas mudik yang sempat dilarang dua tahun belakangan.

Sebanyak 27.000 orang diprediksi akan mudik ke Kabupaten Cilacap pada lebaran tahun ini.

Hal tersebut tentunya mendorong para pengelola usaha pariwisata di Cilacap untuk bersolek menyambut libur lebaran yang akan tiba.

Baca juga: Berikut 7 Bakal Calon Rektor Unnes, Mulai Wakil Dekan Hingga Rektor, Bergelar Doktor Hingga Profesor

Baca juga: Resep Orak-arik Telur Ala Istri Bupati Kudus Mawar Hartopo

Baca juga: Perempuan ODGJ, Ngamuk Rusak Tanaman Kota Hingga Muat Satu Pikap

Kepala Disporapar Kabupaten Cilacap Tri Komara, mengatakan bahwa beberapa tempat wisata di Kabupaten Cilacap sudah bersiap menghadapi libur lebaran nanti.

"Kemarin sudah ada beberapa tempat wisata yang siap menghadapi liburan lebaran 2022 seperti dari kesiapan fasilitas, karena diprediksi tahun ini banyak pengunjung yang datang," kata Tri Komara. Kamis (14/4/2022) siang.

Untuk mengantisipasi terjadi lonjakan wisatawan, Disporapar Kabupaten Cilacap juga berkoordinasi secara rutin dengan para pelaku usaha pariwisata terkait rambu-rambu dan penerapan protokol kesehatan di tempat wisata.

Pihaknya menghimbau kepada para pelaku usaha pariwisata untuk tidak mengabaikan protokol kesehatan agar tidak berpotensi menjadi media penularan Covid-19.

"Untuk para pelaku usaha pariwisata jangan sampai hanya mementingkan financial atau tiket masuk dengan jumlah pengunjung yang banyak namun mengabaikan protokol kesehatan, jadi protokol kesehatan harus tetap diterapkan agar nanti tidak terjadi kebobolan Covid-19," jelasnya.

Posko pengamanan dan posko kesehatan tentunya wajib didirikan di tempat wisata, termasuk juga disediakannya tempat cuci tangan dan barcode PeduliLindungi.

Mengenai hiburan di tempat wisata, Disporapar Kabupaten Cilacap sudah mengizinkan para pengelola usaha untuk menyelenggarakan hiburan.

Namun penyelenggaran hiburan tersebut bukan tanpa syarat. Syarat yang harus dipenuhi yaitu, pertama hiburan merupakan kesenian khas Cilacap, kedua grup musik berasal dari Cilacap, dan ketiga pengelola usaha harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan Satgas Covid-19 di Kecamatan.

"Jadi diperbolehkan adanya hiburan, namun dengan ketentuan dan koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kecamatan. Jadi jika Satgas Covid-19 tersebut tidak memperbolehkan, berarti tidak dapat dilaksanakan hiburan tersebut," ujarnya.

Tempat wisata di Cilacap yang menjadi favorit wisatawan untuk dikunjungi ketika libur lebaran tentunya wisata bahari.

Wisata pantai di Cilacap yang menjadi primadona pengunjung yaitu sepanjang pantai selatan wilayah Kabupaten Cilacap seperti Pantai Teluk Penyu, Pantai Cemara Sewu, Pantai Indah Widarapayung dan Pantai Jetis.

Sumber: TribunMuria.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved