Berita Semarang
Dihargai Rp300 Ribu, Besi Penutup Drainase Jadi Favorit Maling Semarang
Ratusan besi penutup lubang drainase Semarang jadi sasaran pencurian. Hal itu bahkan bikin Pemkot jengkel sehingga menggantinya dengan penutup beton.
Penulis: Iwan Arifianto | Editor: Moch Anhar
Mereka dengan lihai mencongkel inlet besi dengan bantuan alat di depan sebuah rumah mewah.
Aksi mereka juga cukup tenang meski arus lalu lintas saat itu ada beberapa pemotor lain yang melintas.
Hanya butuh waktu tak kurang dari dua menit, mereka berhasil menggondol besi tersebut.
Selepas mencuri, dua pemuda tersebut memutar arah dari selatan ke utara atau dari Jalan Kelud ke arah Bendungan Pleret Semarang.
"Iya saya tahu kejadian itu dari media sosial," ujar Amir seorang ojek online yang biasa mangkal di dekat lokasi kejadian, Jumat (8/4/2022).
Menurutnya, kejadian pencurian itu semisal satu titik saja tak masalah.
Akan tetapi jika besi penutup jalan semua dicongkel maka akan berakibat buruk.
Terutama saat hujan deras.
"Setahu saya fungsi besi sebagai jalan masuk air ke drainase dan penyaring. Kalo inlet dicuri drainase bisa kesumbat," paparnya.
Lebih jauh, ketika drainase kesumbat maka akan muncul genangan air di jalan raya.
Genangan air tersebut tentu akan berbahaya bagi para pengguna jalan.
"Terutama ojol kayak saya yang biasa mondar-mandir di jalan," ungkapnya.
Baca juga: Jelang Perayaan HUT ke-473 Kabupaten Jepara, Rombongan Bupati Ziarahi Makam Leluhur
Baca juga: Survei SMRC Unggulkan Anies-AHY Menangi Pilpres 2024, Ketum Demokrat: Itu Harapan Masyarakat
Sementara itu, Kapolsek Gajahmungkur Kompol Juliana BR Bangun mengaku, masih mendalami kasus pencurian tersebut.
"Iya masih kami lakukan penyelidikan," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/84-saluran-drainase.jpg)