Berita Jateng
Inilah Masjid Tertua di Kalibagor Banyumas, Bangunannya Eks Pabrik Gula
Masjid Istiqomah menjadi satu-satunya bangunan milik Pabrik Gula Kalibagor yang tetap ada aktivitas hinga kini.
Penulis: Imah Masitoh | Editor: Moch Anhar
TRIBUNMURIA.COM, BANYUMAS – Setiap mendengar Pabrik Gula Kalibagor orang akan menghubungkannya dengan suatu hal yang mistis dari bangunan-bangunan kuno yang terbengkalai di sepanjang Jalan Kalibagor menuju Sokaraja.
Masjid Istiqomah menjadi satu-satunya bangunan milik Pabrik Gula Kalibagor yang tetap ada aktivitas hinga kini, meski Pabrik Gula Kalibagor sendiri sempat terbengkalai puluhan tahun lamanya.
Tidak banyak yang tahu, sekitar kurang lebih 100 meter ke arah selatan dari bangunan Pabrik Gula Kalibagor terdapat bangunan Masjid Istiqomah yang juga merupakan eks bangunan Pabrik Gula Kalibagor.
Lokasinya di samping Polsek Kalibagor kiri jalan bila dari arah selatan.
Baca juga: 5 Rumah Hampir Ambruk Digerus Erosi Sungai Lusi Blora, Amin: Pas Hujan Gak Berani Tidur di Dalam
Baca juga: Gus Muhaimin Calon Presiden Terfavorit Pilihan Nahdliyin, Hasil Survei Jaringan Informasi Rakyat
Baca juga: Warga Perantau di Jakarta Asal Kudus Bisa Mudik Gratis, Intip Informasinya
Bangunan masjid berwarna putih dan biru ini menjadi bagian sejarah dari eksistensi Pabrik Gula Kalibagor dahulu.
Masjid Istiqomah ini berdiri tahun 1967 dibangun atas usulan para pekerja Pabrik Gula Kalibagor dulu untuk melaksanakan salat.
Tujuannya untuk memfasilitasi karyawan yang bekerja di Pabrik Gula Kalibagor.
“Ada inisiator warga sini yang juga bekerja di pabrik gula mengusulkan untuk dibuatkan tempat salat, karena tidak ada tempat salat khusus untuk mereka terlebih untuk melaksanakan salat Jumat pada saat itu akhirnya dibangunlah masjid,” jelas Lukman selaku Sekretaris Masjid Istiqomah.
Pada masa itu belum ada masjid-masjid yang dibangun selain Masjid Istiqomah ini.
Sehingga masjid ini memiliki banyak jamaah dan menjadi tempat kegiatan belajar ilmu agama oleh warga sekitar pada masanya.
“Pada saat itu masjid dimana-mana memang belum ada. Ini termasuk masjid yang paling tua di Kalibagor,” ungkap Lukman kepada Tribunjateng.com.
Namun sejak tahun 1900 jamaah Masjid Istiqomah mulai berkurang dikarenakan banyak dibangunnya masjid dan mushola di permukiman warga.
Masjid ini kedatangan banyak jamaah ketika hari Jumat dan ketika salat Tarawih saja.
“Sekarang jamaahnya ngga banyak kalau jaman dahulu jamaahnya sampai di luar. Sekarang setiap RT ada mushola jadi tidak banyak yang salat di masjid ini. Hanya musafir saja yang datang untuk salat,” jelas Lukman.
Saat masih masa kejayaan Pabrik Gula Kalibagor, pembiayaan perawatan sepenuhnya dilakukan oleh pihak pabrik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/Masjid-Istiqomah-74-22.jpg)