Sabtu, 23 Mei 2026

Berita Jateng

Hati Tentram, Jamaah Senang Beritikaf Ramadhan di Masjid Tua Kauman Sragen

Menetap di dalam masjid untuk mendekatkan diri kepada Allah (itikaf) menjadi kebiasaan rutin umat Islam.

Tayang:
Penulis: Khoirul Muzaki | Editor: Moch Anhar
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKKI
Jemaah itikaf di dalam masjid Kauman Sragen dengan membaca Alquran. 

TRIBUNMURIA.COM, SRAGEN - Menetap di dalam masjid untuk mendekatkan diri kepada Allah (itikaf) menjadi kebiasaan rutin umat Islam.

Di Bulan Suci Ramadan, kegiatan ibadah di masjid pun mengalami peningkatan. 

Ini pula yang terlihat di Masjid Agung Kauman, Sragen.

Senin siang, (4/3/2022), masjid yang dibangun tahun 1826 itu ramai jemaah. 

Baca juga: Selama Ramadan, Gebyar Pameran UKM & Talkshow Digelar di Alun-alun Blora, Bupati: Laris Manis

Baca juga: Geger, Penemuan Mayat Perempuan di Sungai Setu Pekalongan

Baca juga: Pedagang Tak Boleh Jualan di Pasar Kobong Kendal, Bangunan Eks Pasar Weleri Mulai Dirobohkan

Jemaah salat Zuhur di masjid itu pun cukup banyak. 

Joko Rubianto, warga Sragen Wetan, Kecamatan Sragen mengakui, di bulan Ramadan, terjadi peningkatan jamaah di masjid Kauman.

Meski di hari biasa, masjid tua itu juga ramai jemaah.

Ia mengatakan, jemaah menjalani itikaf biasanya pada malam hari, di atas pukul 00.00 Wib. 

"Biasanya di atas jam 12 malam," katanya, Senin (4/4/2022) 

Itikaf bukan sekadar berdiam diri di dalam masjid. Joko mengatakan, selama itikaf, jamaah melantunkan zikir (wirid), serta membaca Alquran. 

Menurut dia, itikaf diniatkan murni untuk mencari keridaan Allah.

Tidak ada niat lain yang bersifat keduniwian. 

Dia sendiri merasakan dampak positif itikaf.

Dengan mendekatkan diri kepada Allah melalui itikaf, hati seorang, menurut dia, akan menjadi tentram dan damai.

Ini pula yang menjadi alasan umat betah beritikaf di dalam masjid. 

Sumber: TribunMuria.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved